INDONESIA DIGUNCANG AKTIVITAS VULKANIK DAN SEISMIK TINGGI

Sumber: Kompasiana.com 

cssmora.org – Ketua Departemen Pengembangan Pesantren dan Pengabdian Masyarakat (P3M) CSSMoRA Nasional, Ardian Hafizh Nur Faqih, menyatakan rangkaian aktivitas geologis yang terus berlangsung sepanjang pekan ini, mulai dari belasan ribu gempa susulan di Flores yang telah mencapai 12.138 kali, gempa-gempa signifikan di Cilacap, Padang Sidempuan, Ruteng, hingga Sinabang, sampai dengan lima gunung api yang berstatus Siaga secara bersamaan, menjadi pengingat mendalam akan tingginya dinamika alam di kawasan Cincin Api Pasifik yang menjadi rumah bagi bangsa Indonesia.

Berlangsungnya ujian yang bertubi-tubi dan berkepanjangan seperti ini, alih-alih dipahami sebagai kesialan, dalam pandangan Islam justru dapat menjadi tanda perhatian dan kasih sayang Allah subhanahu wa ta’ala kepada hamba-Nya melalui proses penyucian dan peningkatan derajat. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

 إِذَا أَحَبَّ اللَّهُ قَوْمًا ابْتَلَاهُمْ

“Apabila Allah mencintai suatu kaum, maka Dia akan menguji mereka.” HR. At-Tirmidzi, dari Mahmud bin Labid radhiyallahu ‘anhu.

Ujian yang datang silih berganti tanpa jeda, sebagaimana gempa susulan yang diperkirakan BMKG masih akan berlangsung selama tiga hingga empat minggu ke depan, menuntut kesabaran yang berkesinambungan, bukan sekadar ketabahan sesaat. Allah subhanahu wa ta’ala berfirman:

 أَمْ حَسِبْتُمْ أَن تَدْخُلُوا الْجَنَّةَ وَلَمَّا يَأْتِكُم مَّثَلُ الَّذِينَ خَلَوْا مِن قَبْلِكُم ۖ مَّسَّتْهُمُ الْبَأْسَاءُ وَالضَّرَّاءُ وَزُلْزِلُوا حَتَّىٰ يَقُولَ الرَّسُولُ وَالَّذِينَ آمَنُوا مَعَهُ مَتَىٰ نَصْرُ اللَّهِ ۗ أَلَا إِنَّ نَصْرَ اللَّهِ قَرِيبٌ

“Apakah kamu mengira bahwa kamu akan masuk surga, padahal belum datang kepadamu (cobaan) sebagaimana halnya orang-orang terdahulu sebelum kamu? Mereka ditimpa oleh malapetaka dan kesengsaraan, serta digoncangkan (dengan bermacam-macam cobaan), sehingga berkatalah Rasul dan orang-orang yang beriman bersamanya: ‘Bilakah datangnya pertolongan Allah?’ Ingatlah, sesungguhnya pertolongan Allah itu amat dekat.” QS. Al-Baqarah (2): 214. Ayat ini secara khusus menggunakan kata “zulzilu” (digoncangkan), yang selaras dengan realitas goncangan tektonik yang tengah dialami saudara-saudara di Flores dan sekitarnya, sekaligus memberi harapan bahwa setelah kesulitan yang berlangsung lama, pertolongan Allah subhanahu wa ta’ala senantiasa dekat.

Kesigapan PVMBG dan BMKG dalam memantau aktivitas 22 gunung api berstatus Waspada dan lima gunung berstatus Siaga secara berkelanjutan, serta imbauan kewaspadaan terhadap bangunan yang telah rapuh akibat gempa besar sebelumnya, merupakan bentuk ikhtiar yang patut diapresiasi dan sejalan dengan prinsip menjaga keselamatan jiwa dalam ajaran Islam. Di tengah situasi yang belum sepenuhnya reda ini, umat sepatutnya senantiasa memperbanyak doa, dzikir, dan istighfar, memohon perlindungan Allah subhanahu wa ta’ala dari segala bentuk mudarat yang lebih besar, sebagaimana doa yang diajarkan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam ketika menghadapi kegoncangan dan kegelisahan:

 اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ زَوَالِ نِعْمَتِكَ، وَتَحَوُّلِ عَافِيَتِكَ، وَفُجَاءَةِ نِقْمَتِكَ، وَجَمِيعِ سَخَطِكَ

“Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari hilangnya nikmat-Mu, berubahnya keselamatan yang Engkau berikan, datangnya siksa-Mu secara tiba-tiba, dan segala bentuk kemurkaan-Mu.” HR. Muslim, dari Ibnu Umar radhiyallahu ‘anhuma.

Selain memperbanyak doa, umat juga diajak untuk terus berikhtiar secara nyata: mengikuti arahan resmi BMKG dan PVMBG, memeriksa kelaikan bangunan tempat tinggal, mengenali jalur evakuasi, serta saling membantu warga terdampak, sebagai wujud tawakal yang benar bukan tawakal yang meniadakan usaha, melainkan usaha maksimal yang disertai penyerahan hasil akhir sepenuhnya kepada Allah subhanahu wa ta’ala. Allah subhanahu wa ta’ala berfirman:

 وَعَلَى اللَّهِ فَلْيَتَوَكَّلِ الْمُؤْمِنُونَ

“Dan hanya kepada Allah hendaknya orang-orang yang beriman bertawakal.” QS. Ali ‘Imran (3): 122.

 فَإِنَّ مَعَ الْعُسْرِ يُسْرًا

“Karena sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan.” QS. Al-Insyirah (94): 5.

Semoga dengan doa yang tak putus, ikhtiar yang bersungguh-sungguh, dan tawakal yang teguh, Allah subhanahu wa ta’ala senantiasa melindungi seluruh rakyat Indonesia dari bencana yang lebih besar dan menganugerahkan ketenangan di tengah goncangan yang masih berlangsung.

Latar Belakang

Hingga Kamis (4/9), Badan Meteorologi, Klimanotologi, dan Geofisika (BMKG)  telah mencatat 12.138 gempa susulan. Dari total tersebut, 36 diantaranya berkekuatan di atas magnitudo 5, dan 173 kali terasa oleh masyarakat. BMKG memperkirakan gempa susulan masih dapat berlangsung sekitar tiga hingga empat minggu ke depan.

Di sisi lain, aktivitas vulkanik juga menunjukkan peningkatan. Per Sabtu (6/9), Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menetapkan lima gunung api berada pada Level III (Siaga), yaitu Gunung Anak Krakatau, Semeru, Sinabung, Lewotobi Laki-laki, dan Merapi. Erupsi Gunung Anak Krakatau menjadi sorotan utama yang ditandai dengan fenomena lava fountin atau air mancur lava ini bahkan memicu hujan abu vulkanik hingga ke wilayah Jabodetabek.

Sumber: Berbagai Sumber

Penulis: Tim Literasi CSSMoRA Nasional

Editor: Thariq Afdhala

Share it :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *