Publikasi & Karya

Category: Puisi

Bukan Lagi Dia yang Kukenal

Dulu, kau adalah nama yang selalu datang bersama ketenangan. Seseorang yang hadir bukan hanya saat senang, tetapi juga ketika hidupku sedang berantakan. Kita pernah berdiri

Satu

Satu hentak yang tersentak Satu sibak yang terkuak Satu tapak menghantar serempak Satu sepak mencetak serentak   Hei, pelumat tanpa pilah Telan lewati kunyah Fungsi

Puisi
LENTERA DALAM DIRI

Di balik bening mata yang memandang dunia, aku menemukan celah sunyi bernama jiwa. Di sana terpendam cerita yang tak selalu terucap, tertulis perlahan oleh waktu

PENDIDIKAN DALAM BAYANG PENJAJAHAN

Di masa ketika langit terasa rendah, dan langkah-langkah dibatasi arah, ilmu bukan milik setiap jiwa, ia dijaga, dipagari, dan dijauhkan dari mata yang ingin tahu.

Puisi
KEHILANGAN

  Langit malam tampak lebih sunyi hari itu, seolah tahu ada doa yang pulang tanpa suara. Rumah masih sama, kursi itu masih di tempatnya, namun

Perjalanan Hidup dan Penerimaan Diri

Di antara hari-hari yang terasa sama, ada langkah kecil yang sering kita abaikan. Bukan tentang seberapa cepat sampai, tetapi tentang berani untuk tetap berjalan, meski

Luruh dalam Rengkuh Kalam

Aku kira menghafal Al-Qur’an itu sesuatu yang mudah, cukup membaca lalu menyimpannya di kepala. Namun ternyata tidak sesederhana itu. Ada ayat yang hilang dari ingatan,

Dengan-Nya

Langit sore memberi warna. Pada hari yang kelabu rasanya.’ Pada matahari yang menyembunyikan sinarnya. Ikut bersedih menyaksikan deritanya. Harum semerbak bunga tak menarik lagi baginya.

Persinggahan Jiwa

Berat jejak nestapa Kubopong di bukit raga Dibisiki siulan malam Mengarah persinggahan jiwa   Tertatih-tatih ku menapakkan jejak Memenuhi seruan batin di persinggahan Mengentak duri

Kau Harus Kuat

  Di balik senyum yang kau pasang setiap hari, ada badai yang tak pernah kau ceritakan. Langkahmu tegak, seakan dunia tak mampu menggoyahkan, padahal hatimu