Sore itu langit kelabu, dia enggan untuk memberi warna jingga pada kotaku. Aku duduk termenung, mengingat lagi bagaimana aku bisa berjalan sejauh ini. dalam benakku
Sore itu langit kelabu, dia enggan untuk memberi warna jingga pada kotaku. Aku duduk termenung, mengingat lagi bagaimana aku bisa berjalan sejauh ini. dalam benakku
Di jantung Kota Palembang yang sibuk dan penuh sejarah, mengalir tenang Sungai Musi yang sejak lama menjadi nadi kehidupan masyarakat. Di tengah alirannya, tampak sebuah
Gadis kecil itu kebingungan tanpa arah. Sedari kecil, tiap-tiap keputusan menjadi tanggung jawabnya secara pribadi. Selama gadis itu yakin dan mau, kedua orang tuanya akan
Malam selalu menjadi musuh sekaligus kawan yang paling setia bagi kaumku. Di dalam gua yang lembap ini, di mana akar-akar pohon besar menembus langit-langit seperti