Rasulullah Saw Teladan Agung Bagi Umat Sepanjang Masa

Nabi Muhammad Saw adalah sosok yang sangat dihormati dan dicintai oleh seluruh umat Islam, tetapi juga diakui oleh manusia seluruh dunia sebagai tokoh besar yang sangat berpengaruh dalam sejarah peradaban. Beliau menjadi sumber keteladanan dari segi kepemimpinannya, mempersatukan umat hingga kepedulian sosialnya.

Nah, dalam era sekarang yang sudah modern ini menjadi sangat penting untuk meneladani Rasulullah agar umat Islam dapat menjalani kehidupan dengan nilai-nilai luhur yaitu ajaran yang dianggap baik, mulia dan sangat patut untuk diteladani.

Rasulullah Saw. memimpin umatnya dengan berlandaskan prinsip; shiddiq (jujur), amanah (terpercaya), tabligh (menyampaikan), fathanah (cerdas). Rasul memimpin umatnya dengan penuh keadilan, kasih sayang, bertanggung jawab, serta mengutamakan musyawarah untuk mendapattkan pendapat-pendapat para sahabatnya, segala keputusannya juga selalu berlandaskan dengan wahyu dan
mengutamakan kepentingan para umatnya bukan untuk kepentingan pribadinya. Karena hal inilah beliau menjadi pemimpin yang sangat dicintai dan dihormati oleh seluruh umatnya.

Ketika Rasulullah Saw. hijrah ke Madinah beliau secara tidak langsung menjadi pemimpin di Madinah dan beliau membangun 3 pilar kehidupan di Madinah yang salah satunya adalah membentuk piagam Madinah yang berhasil menyatukan kaum Muslimin, Kaum Yahudi dan kelompok lainya yang tinggal di Madinah, sehingga beliau merupakan simbol persatuan umat. Namun pada akhirnya kaum Yahudi tersebut ternyata menghianati Nabi dan juga para umat Muslim dan mereka langsung di keluarkan dari kota Madinah, oleh karena itu Allah menurunkan wahyu yang berisi larangan menjadikan kaum Yahudi sebagai teman dekat atau wali.

Rasulullah memiliki kepedulian sosial yang tinggi, beliau selalu mendahulukan kepentingan umatnya daripada dirinya sendiri, beliau tidak pernah membiarkan orang-orang di sekitarnya menderita bahkan salah satu riwayat menyebutkan bahwa Rasul pernah menahan lapar karena makanan yang ada dirumahnya telah diberikan kepada orang yang membutuhkan. Beliau juga sangat menyayangi anak yatim. Beliau pernah bersabda: “Aku dan orang yang memelihara anak yatim akan berada di surga seperti ini”, sambil merapatkan jari telunjuk dan jari tengahnya. Hal ini menunjukkan betapa beliau mencintai anak yati dan memberi pahala yang besar bagi orang yang menyayangi dan melindungi anak yatim.

Ketika Rasul masih muda beliau pernah mengikuti perjanjian Hilful Fudhul yaitu perjanjian pemuda Makkah untuk membela orang yang tertindas dan menolong mereka yang terzalimi. Pada setelah beliau telah diutus menjadi Rasul beliau terinspirasi dari perjanjian tersebut menegaskan pentingnya membela yang lemah agar rmenciptakan keadilan, karena memang dulu beliau sangat menyukai perjanjian
hilful fudhul itu bahkan beliau bersabda: “sungguh aku pernah menyaksikan dirumah Abdullah bin Jud’an suatu perjanjian yang lebih aku sukai daripada memiliki unta merah dan seandainya aku dipanggil untuk perjanjian yang serupa dimasa Islam, pasti aku akan memenuhinya”. Maksudnya jika ada perjanjian seperti itu lagi dimasa Islam maka beliau dengan senang hati mengikutinya lagi.

Beliau memimpin dengan adil, berjuang mempersatukan umat dan selalu peduli terhadap umatnya, itu semuamerupakan warisan yang sangat berharga. Di zaman yang modern ini mencontohkan akhlak Rasulullah Saw. bukan hanya kewajiban sebagai umat Islam, akan tetapi juga sebuah cara untuk menghadapi tantangan di era modern ini dengan sikap yang baik dan mulia.


Syufaehah (CSSMoRA Mahad Aly Jakarta, 2023)

Share it :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *