
Yogyakarta — CSSMoRA UIN Sunan Kalijaga menerima kunjungan studi banding dari CSSMoRA Universitas Airlangga (UNAIR) Surabaya pada Sabtu (7/6). Kegiatan dilaksanakan di Gedung Teatrikal Fakultas Dakwah dan Komunikasi, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Acara berlangsung sejak pukul 08.00 WIB sampai dengan pukul 12.00 WIB. Kegiatan ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus forum bertukar pengalaman organisasi antar anggota CSSMoRA.
Ahmad Rifky, Ketua Umum CSSMoRA UIN Sunan Kalijaga, menyampaikan terima kasih kepada CSSMoRA UNAIR yang telah bersedia melaksanakan visit ke kampus UIN Sunan Kalijaga.
“Terima kasih kepada pihak CSSMoRA UNAIR yang sudah bersedia melaksanakan visit di kampus kita. Semoga forumnya bisa kita maksimalkan untuk bertukar cerita, baik tata kelola organisasi dan juga inovasi-inovasi program kerja. Harapannya, setelah kegiatan studi banding, hubungan CSSMoRA UNAIR dan CSSMoRA UIN Sunan Kalijaga bisa terus terjaga dan terus dirawat bersama,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Umum CSSMoRA Universitas Airlangga, Suci Aprilia Tuna menegaskan, bahwa maksud dan tujuan studi banding untuk sharing dan belajar.
“Maksud dan tujuan CSSMoRA UNAIR visit ke CSSMoRA UIN Sunan Kalijaga sendiri karena CSSMoRA UIN Sunan Kalijaga merupakan CSSMoRA perguruan tinggi yang sangat aktif dan bagus dari struktural maupun program kerja yang dijalankan. Kami ingin sharing dan belajar dari CSSMoRA UIN Sunan Kalijaga, serta untuk menjalin silaturahmi sesama awardee PBSB,” ungkapnya.
Dalam sesi utama, masing-masing CSSMoRA UIN Sunan Kalijaga dan CSSMoRA UNAIR secara bergantian memaparkan struktur kepengurusan serta program kerja yang dijalankan selama satu periode. Berbagai program kerja unggulan, pola pemberdayaan kader, hingga strategi pengembangan organisasi menjadi materi yang dibagikan dalam forum tersebut.
Di sela-sela agenda acara, CSSMoRA UIN Sunan Kalijaga memanfaatkan momentum tersebut untuk memperkenalkan sekaligus launching salah satu program yang diinisiasi oleh Departemen Jurnalistik, yakni Majalah Sarung. Launching majalah dilaksanakan setelah pemaparan program kerja CSSMoRA UIN Sunan Kalijaga dan CSSMoRA Universitas Airlangga.
Majalah ini hadir sebagai media literasi cetak yang mewadahi berbagai karya tulis anggota CSSMoRA UIN Sunan Kalijaga, mulai dari artikel, opini, esai, reportase kegiatan, hingga gagasan-gagasan seputar isu sosial keagamaan. Kehadiran majalah ini diharapkan dapat memperkuat budaya menulis di kalangan mahasantri sekaligus menjadi ruang dokumentasi berbagai aktivitas dan pemikiran anggota.
Menariknya, edisi Majalah Sarung kali ini mengusung tema “Pesantren dan Lingkungan”. Tema ini dipilih untuk mengangkat kontribusi pesantren dalam membangun kesadaran ekologis sekaligus merespons berbagai persoalan lingkungan yang terjadi saat ini. Berbagai tulisan dalam edisi tersebut menghadirkan sudut pandang santri terhadap isu lingkungan, mulai dari nilai-nilai ekologis dalam ajaran Islam, praktik pelestarian alam di lingkungan pesantren, hingga tantangan menjaga keberlanjutan lingkungan di era modern. Kehadiran tema tersebut menjadi bentuk komitmen dari Majalah Sarung sebagai media dan ruang penyebaran gagasan yang relevan dengan persoalan masyarakat kontemporer.

Usai launching, kegiatan dilanjutkan dengan sesi sharing division dan focus group discussion (FGD). Pada sesi ini, peserta dibagi berdasarkan departeman masing-masing untuk mendiskusikan program kerja secara lebih mendalam. Setiap departemen saling berbagi pengalaman mengenai pelaksanaan program, tantangan yang dihadapi, hingga berbagai solusi yang diterapkan dalam menjalankan organisasi. Diskusi berlangsung aktif dan interaktif. Lebih dari sekedar membahas program kerja, diskusi juga menjadi ruang bertukar gagasan mengenai problem solving yang ada pada masing-masing CSSMoRA.
Rangkaian studi banding kemudian ditutup dengan sesi games, penyerahan cenderamata, penyampaian pesan kesan, dokumentasi bersama, dan campus tour yang dipandu oleh anggota CSSMoRA UIN Sunan Kalijaga. Kegiatan studi banding ini menjadi sarana pengembangan organisasi, sekaligus juga wadah untuk membangun jejaring, berbagi pengetahuan dan pengalaman, dan melahirkan inovasi.
Salah satu anggota CSSMoRA UIN Sunan Kalijaga, Nabil Rifqi Nidhomi menambahkan, bahwa kegiatan studi banding mencoba membandingkan dinamika yang ada dalam organisasi.
“Kegiatan studi banding ini mencoba membandingkan dinamika organisasi di satu instansi dengan instansi lain, sehingga dapat saling berbagi insight yg berbeda dan lebih luas. Dan juga selain itu jelas, studi banding ini bisa mempererat silaturahmi,” ujarnya.
“Harapannya kegiatan seperti ini bisa sering dilakukan, dan nantinya dapat ditiru oleh Perguruan Tinggi CSSMoRA lainnya. Tujuannya untuk mempererat hubungan organisasi. Apalagi kedua CSSMoRA ini lintas regional yang secara geografis kurang memungkinkan untuk menjalin komunikasi intens,” lanjutnya.
Oleh: Muhammad Akmal Fadhli
