Cssmora.org Gerbang mudik lebaran 2026 resmi dibuka. Ini bisa kita lihat dari gelombang pertama pergerakan massa telah mencapai tingkat yang signifikan. Dilaporkan dari dari berbagai moda transportasi, bahwa lonjakan penumpang tidak susuai proyeksi awal, arus mudik yang terjadi melampaui prediksi pemerintah. Secara nasional, pemerintah memprediksi akan ada pergerakan 143,9 juta orang yang menandai mobilitas tahunan terbesar di Indonesia selama periode mudik dan balik lebaran tahun ini.
Mobilitas besar ini ditandai dengan salah satu episentrum kepadatan di Stasiun Pasar Senen, Jakarta. Hingga Senin (16/3) siang, tercatat sebanyak 23.259 penumpang kereta api jarak jauh diberangkatkan dari stasiun tersebut. Angka ini merupakan bagian dari total 271.309 penumpang yang telah berangkat dari Daerah Operasi (Daop) 1 Jakarta sejak periode angkutan Lebaran dimulai pada 11 Maret 2026.
Di sisi lain, Stasiun Pasar Senen juga mencatat lebih dari 51.000 orang telah meninggalkan Jakarta sejak akhir pekan lalu. Kondisi ini menunjukkan bahwa masyarakat mulai melakukan perjalanan lebih awal guna menghindari puncak kepadatan.
Lonjakan penumpang kereta api tidak hanya terjadi di Ibu Kota. Di Semarang, tercatat sebanyak 137.143 penumpang kereta api telah tiba di wilayah Daerah Operasi (Daop) 4 Semarang hingga hari ini (16/3). Sementara itu, di Sumatera, PT KAI Divre IV Tanjungkarang mencatat 17.705 penumpang menggunakan kereta api rute Lampung–Sumatera Selatan dalam lima hari terakhir.
Lonjakan tidak hanya terjadi di jalur darat, tetapi juga pada moda udara. AirNav Indonesia mencatat trafik penerbangan dalam beberapa hari terakhir telah melampaui prediksi awal dan meningkat 7 persen dibandingkan periode yang sama pada 2025. Direktur Operasional AirNav Indonesia, Setio Anggoro, mengungkapkan bahwa kebijakan Work From Home (WFH) yang diterapkan pemerintah turut memicu pergerakan masyarakat lebih awal. AirNav memprediksi puncak arus mudik melalui jalur udara akan terjadi pada 18 Maret 2026 atau H-3 Lebaran, sementara arus balik diperkirakan memuncak pada 29 Maret 2026.
Di jalur laut, kepadatan juga mulai terasa. Pelabuhan Makassar, Sulawesi Selatan, menjadi salah satu titik terpadat dengan sekitar 4.000 pemudik asal Baubau tujuan Surabaya yang memadati area pelabuhan pada Minggu (15/3). Kepala Cabang PT Pelni Makassar, Darman, melaporkan bahwa secara keseluruhan PT Pelni mencatat 19.193 penumpang telah meninggalkan Makassar pada periode 1–15 Maret 2026. Sebagian besar merupakan peserta program mudik gratis dari sejumlah BUMN, seperti PLN, Angkasa Pura, dan Telkomsel, dengan tujuan favorit Surabaya, Baubau, Bima, dan Labuan Bajo.
Untuk mengakomodasi lonjakan tersebut, Kementerian Perhubungan menyiapkan armada tambahan. Menteri Perhubungan, Dudy Purwagandhi, menyatakan pemerintah menyediakan 841 kapal dengan total kapasitas angkut sekitar 3,2 juta penumpang untuk melayani berbagai rute nasional. Pemerintah juga memberikan diskon tarif sebesar 30 persen bagi seluruh trayek kapal PSO Pelni kelas ekonomi serta menyediakan lebih dari 66 ribu tiket gratis.
Kepadatan di sejumlah ruas tol mendorong pemerintah menerapkan sistem one way berdasarkan Surat Keputusan Bersama (SKB) tiga lembaga. Sistem one way berlaku di Tol Jakarta–Cikampek KM 47 hingga Tol Semarang–Solo KM 421 mulai Selasa, 17 Maret 2026 pukul 12.00 WIB hingga Jumat, 20 Maret 2026 pukul 24.00 WIB. Sementara itu, Tol Tangerang–Merak menerapkan sistem ganjil genap pada periode yang sama. Untuk arus balik, rekayasa lalu lintas serupa diberlakukan pada 23–29 Maret 2026.
Selain kepadatan jalur, pemudik juga berpotensi menghadapi cuaca buruk pada awal periode mudik. Kepala BMKG, Teuku Faisal Fathani, mengingatkan masyarakat untuk terus memantau informasi cuaca terkini dan menyesuaikan rencana perjalanan. “Tetap pantau informasi cuaca darat, laut, dan udara yang diperbarui melalui berbagai kanal resmi BMKG,” imbaunya.
Meski rekayasa lalu lintas telah disiapkan, potensi kemacetan di sejumlah titik masih menjadi perhatian. Pemerintah mengimbau masyarakat memanfaatkan program mudik gratis serta mempertimbangkan waktu perjalanan. Untuk membantu pemantauan, Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) menyediakan akses pantauan jalur mudik melalui 1.351 CCTV yang dapat diakses melalui situs mudikpugo.id.
Keselamatan berkendara juga menjadi perhatian utama. Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menegaskan, “Tidak ada kompromi terhadap aspek keselamatan.” Oleh karena itu, para pemudik diimbau memeriksa kelayakan kendaraan dan transportasi, baik mobil pribadi maupun bus, secara menyeluruh sebagai langkah antisipasi.
Selain kemacetan, isu kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) juga menjadi sorotan akibat kepadatan kendaraan yang tinggi, terutama di jalur selatan Jawa dan jalur Trans-Sumatera. Namun, PT Pertamina (Persero) memastikan stok BBM dan LPG dalam kondisi aman selama periode mudik dan Lebaran. Meski demikian, masyarakat diimbau mengisi bahan bakar di titik yang telah diperkirakan mengalami kepadatan.
CSSMoRA mengimbau para pemudik untuk mematuhi arahan pemerintah agar kepadatan dapat diatasi dengan baik. CSSMoRA juga mengingatkan masyarakat untuk tetap mengutamakan keselamatan dan kesehatan selama perjalanan mudik agar dapat berkumpul bersama keluarga dengan aman dan sehat, serta terus memantau kondisi lalu lintas melalui mudikpugo.id dan informasi cuaca terkini dari BMKG.
Reffe:
https://news.detik.com/berita/d-8401100/143-juta-orang-diprediksi-mudik-lebaran
https://sulteng.antaranews.com/berita/378298/pemprov-sulteng-berangkatkan-1255-peserta-mudik-gratis
Penulis : Tim Literasi CSSMoRA Nasional
Editor : Ainul Adhim (Kominfo CSSMoRa Nasional)



