
Delapan belas tahun bukan sekadar penanda usia bagi CSSMoRA, melainkan jejak panjang perjalanan gagasan, pengabdian, dan perjuangan para kader yang terus tumbuh di berbagai penjuru Indonesia. Semangat itulah yang mewarnai peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-18 CSSMoRA yang mengusung tema “Menyalakan Gagasan, Menggerakkan Intelektualitas, Meneguhkan Loyalitas Bersama CSSMoRA Menuju Peradaban Berkelanjutan.”
Dengan menghadirkan kader dari berbagai Perguruan Tinggi Mitra, Harlah ke-18 CSSMoRA tidak hanya menjadi perayaan bertambahnya usia organisasi, tetapi juga ruang untuk merawat kebersamaan, meneguhkan nilai-nilai perjuangan, dan merefleksikan perjalanan yang telah dilalui bersama. Semangat tersebut diwujudkan melalui berbagai rangkaian kegiatan yang terselenggara atas kolaborasi CSSMoRA dengan NUO dan YRI, serta dukungan dari Jenius dan Dompet Dhuafa sebagai sponsor kegiatan.
Rangkaian Harlah ke-18 CSSMoRA diawali dengan perlombaan tingkat nasional bagi seluruh mahasantri CSSMoRA di Indonesia, yakni Lomba Karya Tulis Ilmiah dan Video Kreatif. Perlombaan ini menjadi wadah bagi para kader untuk menuangkan gagasan, kreativitas, serta semangat kontribusi melalui karya-karya inovatif yang mencerminkan nilai intelektualitas dan pengabdian yang selama ini menjadi ruh CSSMoRA.
Kemudian dilanjutkan dengan diskusi daring bertajuk “Ruang Refleksi Perjalanan CSSMoRA” yang diselenggarakan pada Selasa, 5 Mei 2026. Diskusi tersebut menghadirkan Dr. Ruchman Basori dan Apt. Rinaldi Ibrahim, S.Farm dengan Irfan Alifulmuna sebagai moderator. Dalam suasana yang hangat dan reflektif, para narasumber mengulas perjalanan CSSMoRA selama 18 tahun, mulai dari proses kaderisasi, kontribusi alumni, hingga arah gerakan organisasi pada masa mendatang. Meskipun berlangsung secara daring, antusiasme peserta dari berbagai Perguruan Tinggi Mitra tetap terasa sehingga forum ini menjadi ruang berbagi gagasan sekaligus memperkuat semangat pengabdian bersama CSSMoRA.
Puncak perayaan Harlah ke-18 CSSMoRA diselenggarakan pada 14 Mei 2026 di Aula PKU-MI Istiqlal. Sejak pagi hari, suasana hangat dan penuh kekeluargaan telah terasa di lokasi acara. Kegiatan diawali dengan penampilan pembuka, dilanjutkan dengan pembukaan oleh pembawa acara, pembacaan ayat suci Al-Qur’an, serta menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars CSSMoRA. Suasana semakin semarak dengan pemutaran video dokumenter yang menampilkan perjalanan, capaian, dan kontribusi CSSMoRA selama delapan belas tahun terakhir.
Acara kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari Ketua Pelaksana Harlah CSSMoRA 2026, Ketua Umum CSSMoRA, perwakilan Kementerian Agama Republik Indonesia, serta Pusat Pengembangan Mahasantri (Puspenma). Dalam sambutannya, Ketua Umum CSSMoRA, Ahmas Rizki, menyampaikan bahwa di usia ke-18 ini kader CSSMoRA harus mulai percaya diri dan berani mengambil peran lebih luas di tengah masyarakat. Ia menegaskan bahwa kader CSSMoRA bukan hanya penerima beasiswa, tetapi juga generasi yang memiliki potensi untuk tumbuh, bergerak, dan memberikan dampak yang lebih luas bagi masyarakat serta ikut mengambil peran dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045.
Setelah rangkaian sambutan, acara dilanjutkan dengan seremoni pembukaan yang menandai dimulainya rangkaian utama Harlah ke-18 CSSMoRA. Seluruh peserta kemudian mengikuti istighosah yang dipimpin oleh H. Taufan Azhari Mujahid. Dalam suasana yang khidmat, para peserta bersama-sama memanjatkan doa sebagai ungkapan syukur sekaligus harapan bagi keberlanjutan gerakan CSSMoRA di masa mendatang.
Memasuki sesi berikutnya, peserta mengikuti talk show CSSMoRA yang mengangkat tema “Peran Pesantren, Strategi Implementasi Nilai Keagamaan, dan Kontribusi Pemuda sebagai Agen Perubahan.” Sesi ini dipandu oleh Dimas Dwi Pangestu dan menghadirkan Dr. Abd Basir, S.Pd.I., M.P.I. sebagai narasumber. Dalam pemaparannya, ia menyoroti pentingnya pesantren dalam membentuk karakter generasi muda sekaligus mendorong pemuda untuk aktif mengambil bagian dalam perubahan sosial di tengah masyarakat. Antusiasme peserta terlihat dalam sesi tanya jawab yang berlangsung interaktif sebelum ditutup dengan penyerahan sertifikat kepada narasumber.
Setelah jeda ISHOMA, kegiatan berlanjut dengan talk show kolaboratif bersama YRI bertajuk “Sinergi Public Speaking untuk Generasi Muda yang Berani Berdampak.” Sesi ini menghadirkan Rafiq Rizki Prabiwo dan Faisa Agara sebagai pembicara. Melalui diskusi yang berlangsung dinamis, keduanya mengajak peserta untuk berani menyampaikan gagasan, membangun kepercayaan diri, serta memanfaatkan kemampuan public speaking sebagai sarana membawa pengaruh positif di lingkungan sekitar. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi tanya jawab dan penyerahan sertifikat kepada para narasumber.
Suasana kebersamaan semakin terasa melalui sesi ice breaking yang melibatkan seluruh peserta. Gelak tawa dan interaksi yang terbangun dalam sesi tersebut menjadi penyegar sekaligus mempererat hubungan antarkader dari berbagai daerah.
Memasuki penghujung acara, panitia mengumumkan para pemenang Lomba Karya Tulis Ilmiah dan Video Kreatif yang telah diselenggarakan sebelumnya. Pengumuman tersebut disertai dengan pemutaran video karya pemenang sebagai bentuk apresiasi terhadap kreativitas, inovasi, dan semangat berkarya kader CSSMoRA dari seluruh Indonesia.
Sebagai puncak ungkapan rasa syukur atas perjalanan delapan belas tahun organisasi, seluruh peserta kemudian mengikuti prosesi pemotongan tumpeng bersama Ketua Umum CSSMoRA Nasional didampingi seluruh perwakilan ketua CSSMoRA dari berbagai Perguruan Tinggi Mitra. Momen ini menjadi simbol perjalanan panjang CSSMoRA yang terus tumbuh dan berkembang, sekaligus peneguhan komitmen untuk terus berkontribusi bagi masyarakat, bangsa, dan negara.
Rangkaian acara kemudian dilanjutkan dengan penyerahan hadiah kepada para pemenang lomba serta pemberian apresiasi kepada peserta. Kegiatan ditutup dengan doa bersama dan penutupan resmi oleh pembawa acara. Sebelum meninggalkan lokasi, seluruh peserta dan tamu undangan mengikuti sesi dokumentasi sebagai penanda kebersamaan dalam perayaan Harlah ke-18 CSSMoRA.
Pada penghujung perayaan, para kader turut menyampaikan harapan mereka untuk perjalanan CSSMoRA di masa mendatang. “Tumbuh, bergerak, dan menginspirasi semuanya,” ujar Gina Husniati sebagai salah satu kader CSSMoRA. Harapan tersebut seolah menjadi penutup yang merangkum semangat seluruh rangkaian Harlah tahun ini: menjaga api gagasan, menguatkan intelektualitas, dan meneguhkan loyalitas demi terwujudnya peradaban yang berkelanjutan.
Lebih dari sekadar perayaan, Harlah ke-18 CSSMoRA menjadi momentum untuk menengok kembali perjalanan panjang yang telah dilalui sekaligus menyiapkan langkah-langkah baru di masa depan. Delapan belas tahun perjalanan telah menghadirkan berbagai cerita, pembelajaran, dan kontribusi yang terus membentuk wajah CSSMoRA hingga hari ini. Dari ruang-ruang diskusi, karya intelektual, hingga pengabdian di tengah masyarakat, seluruhnya menjadi bagian dari ikhtiar bersama untuk menjaga nilai, memperluas manfaat, dan melahirkan generasi yang siap mengambil peran bagi bangsa.
Dengan semangat yang terus menyala, CSSMoRA tidak hanya merayakan apa yang telah dicapai, tetapi juga meneguhkan komitmen untuk terus bertumbuh dan beradaptasi dengan tantangan zaman. Sebab pada akhirnya, kekuatan sebuah organisasi tidak hanya terletak pada usia yang bertambah, melainkan pada kemampuannya untuk terus melahirkan gagasan, merawat kebersamaan, dan menghadirkan manfaat yang berkelanjutan bagi sesama.
Penulis: Tim Literasi CSSMoRA Nasional
Editor: Dania Rofida (PSDM CSSMoRA Nasional)
