
Berat jejak nestapa
Kubopong di bukit raga
Dibisiki siulan malam
Mengarah persinggahan jiwa
Tertatih-tatih ku menapakkan jejak
Memenuhi seruan batin di persinggahan
Mengentak duri duniawi yang beringas
Menyeret tungkai hingga tersungkur mahkota
Demi berlabuh di bahtera suci
Demi meringkuk di genggaman hangat
Impresi yang dirintih-rintihkan
Bagaikan cahaya di ujung terowongan
Aku pun meringis dan mengadu
Mengusik keheningan purnama
Terisak-isak dalam sayatan kelam
Tenggelam dan hanyut dalam hajat
Namun, aku fana
Hidup dalam fatamorgana
Berlari kesana kemari
Mencari ketenangan diri
Aku fana
Berselimuti hina
Lalai dan diryah
Menjadi asupan lahiriah
Sekali lagi aku meringkihSekali lagi aku kembali
Oh persinggahan jiwa
Mata sayup sang durjana
Kau tetap bentangkan sayap
Pada diriku yang kalap
Kau pun tetap kikis duri
Pada diriku sang pencuri
Oh persinggahan jiwa
Kau terima hadirku
Kau sambut jiwaku
Kau sucikan batinku
Kini kurindu dalam pilu
Akan pelukan hangatmu
Akan kecupan sayangmu
Yang membekas dalam sanubariku
Penulis : Putra Raka Suranda (CSSMoRA UNWAHAS)
Editor : Konah Wulanah (PSDM CSSMoRA Nasional)
