Sesungguhnya,
aku terletak di persimpangan antara tidur dan kematian.
Pada diriku, kukatakan:
urusanmu-tunaikam!
Jika kau terluka, itu hanyalah bab.
Jika kau bersuka cita, itu hanyalah bab.
Hidupmu tak lain adalah serangkaian bab-bab tentang harap dan sebab ( seperti cahaya lentera yang
perlahan redup) yang akan terus berganti lembaran sampai akhirnya buku betul-betul tertutup.
Aku tidak bisa menjanjikan
ataupun menyalahkan,
saat aku sadar: masa mudaku; masa mudamu hanyalah pinjaman.
Sebab waktu tidak memihak siapapun.
Semua ini akan dikembalikan.
Kita hidup di hari ini,
dan mungkin hilang di esok hari.
Kau dan aku: kita dibayang penyesalan.
Tubuh akan terurai;
cerita akan usai;
perpisahan adalah akhir yang tak tergapai
Runnie (CSSMoRA Institut Teknologi Sepuluh Nopember, 2023)






