Aku kembali melangkah sendiri,
Terombang ambing tanpa arah, tak ingin berhenti.
Tak ada satu tanganpun terulur menuntunku,
Lagi-lagi, aku jatuh pada kata sendiri.
Ke mana tuju dan arah nya?
Jalan mana yang harus ku susuri demi menuju sebuah tuju?
Akhir mana yang harus ku cari
Akankah mampu diri ini berjalan sendiri
Langkah-langkahku berdarah di jalan berbatu
Menelaah arah tanpa tahu harus bagaimana
Terjebak di simpang tak bernama, enggan kembali, takut melangkah
Meneruskan jalan tanpa tahu arah tujuan
Tuhan, aku tahu jalannya masih panjang
Kau pernah titipkan penunjuk arah namun tlah hilang
Kau titipkan arah, lalu kau renggut kembali
Mengajarkanku akan sebuah arti dari kehilangan
Pada akhirnya aku terjaga dari bunga mimpi yang nyatanya semu
Nyatanya janji hanyalah sebuah bayang rapuh tergerus waktu
Segala yang datang akan hilang, yang pernah akan punah
Dan akhirnya semua akan kembali pada sang Tuan
Tyas Norma Yunita (CSSMORA Universitas Wahid Hasyim 2023)






