CSSMoRA.org — Surabaya, Kepala Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan (Puspenma) Kementerian Agama RI, Bapak Rucham Bashori menegaskan peran strategis CSSMoRA dalam mendampingi mahasiswa santri penerima beasiswa dalam kegiatan Musyawarah Kerja Nasional (MUSYKERNAS) XVI pada Sabtu, (17/01/25) di Balai Diklat Keagamaan Surabaya.
Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya forum musyawarah nasional yang dinilai sebagai aktivitas mulia di tengah tantangan generasi muda saat ini.
“Atas nama Kementerian Agama, kami menyampaikan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh pengurus dan peserta yang telah memilih hadir dalam forum musyawarah nasional ini,” ungkapnya.
Ia menegaskan bahwa CSSMoRA dibentuk sebagai wadah solidaritas mahasiswa santri dari berbagai daerah untuk tetap menjaga nilai-nilai pesantren meskipun berada di lingkungan perguruan tinggi umum.
“CSSMoRA hadir untuk meneguhkan komitmen kelulusan tepat waktu, menjaga nilai-nilai pesantren, serta menanamkan komitmen kebangsaan. Islam dan Indonesia harus berjalan beriringan,” tegasnya.
Lebih lanjut, ia mendorong agar MUSYKERNAS mampu melahirkan program kerja yang realistis, adaptif, dan berdampak nyata.
“Program kerja harus membumi, menggabungkan dunia digital dan dunia nyata, serta melatih kemandirian dan kecerdasan emosional mahasiswa,” pungkasnya.






