cssmora.org,- Banyak sekali pemaknaan tentang komunikasi. Dari bahasa Latin, komunikasi dimaknai sebagai kesamaan makna dan kesamaan rasa mengenai suatu hal. Menurut Wilbur Schramm, komunikasi adalah upaya menjalin hubungan dengan seseorang untuk berbagi informasi, ide, atau sikap (Muniarti, 2019). Komunikasi tidak hanya diperlukan di lingkungan organisasi, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari. Sebagai makhluk sosial, komunikasi sangat dibutuhkan dan memiliki peran yang sangat penting dalam kehidupan yang kompleks ini.
Dalam organisasi, satu miskomunikasi yang terjadi dapat menghancurkan kerja keras yang telah dibangun selama berbulan-bulan. Hal ini menunjukkan bahwa komunikasi bukan hanya sebatas berbicara secara person to person, tetapi juga merupakan suatu cara agar setiap individu memahami apa yang dikerjakan serta tugas pokok dan fungsi (tupoksi) yang harus dijalankan. Miskomunikasi yang terus dibiarkan berkembang di lingkungan organisasi merupakan sebuah kekeliruan, sehingga diperlukan adanya perubahan agar miskomunikasi dapat diminimalisasi.
Tidak ada cara yang benar-benar dapat menghilangkan miskomunikasi. Namun, setiap anggota organisasi harus menyadari betapa pentingnya komunikasi dalam suatu organisasi. Dalam sebuah artikel dijelaskan bahwa organisasi dengan komunikasi yang efektif mampu menyelesaikan permasalahan dengan baik (Tutiasri, 2016). Dari hal tersebut dapat diketahui bahwa komunikasi tidak hanya menimbulkan efek interaksi antaranggota dalam satu organisasi, tetapi juga memberikan dampak positif dalam menyelesaikan berbagai permasalahan yang ada di dalam organisasi tersebut.
Kesadaran akan pentingnya komunikasi dalam sebuah organisasi juga akan memberikan dampak positif bagi para anggotanya. Para anggota dapat melaksanakan tupoksi dengan baik tanpa memerlukan penjelasan yang terlalu mendalam dalam menjalankan suatu program kerja. Hal ini akan berdampak pada jalannya organisasi yang lebih efektif, tidak lambat, dan tepat sasaran.
Organisasi membutuhkan komunikasi untuk menunjang kekompakan. Upaya meminimalisasi miskomunikasi merupakan langkah yang baik agar organisasi dapat berjalan dengan optimal serta mengurangi konflik internal. Para anggota organisasi harus menyadari pentingnya komunikasi sebagai langkah awal dalam meminimalisasi miskomunikasi. Dengan adanya kesadaran tersebut, para anggota dapat bekerja sesuai dengan tupoksinya, serta kepercayaan terhadap organisasi dapat meningkat.
Penulis: Thariq Afdhala (Anggota PSDM CSSMoRA Nasional)






