Jakarta timur- eks ketua umum Community of Santri Scholars of Ministry of Religious Affairs Universitas Negeri Jakarta Rosikhul ilmi Sukses Raih Wisudawan berprestasi Fakultas Ekonomi dan bisnis Universitas Negeri Jakarta.
Penghargaan tersebut diberikan kepada Rosikhul ilmi atas prestasinya sebagai delegasi resmi Republik Indonesia pada Forum internasional berbasis kepemudaan dan diplomasi budaya Holy Sites Journey Program for Youth of Arab and Islamic Countries organized by ministry of youth and sports of the kingdom of Saudi Arabia, di Jeddah, Mekkah, dan Madinah.
Rosikhul menyampaikan puji syukur atas prestasi yang diperoleh, ia tidak menyangka ketika namanya di panggil oleh rektor Universitas Negeri Jakarta Karena ia merasa Banyak teman – teman yang lebih berhak atas penobatan tersebut.
“Alhamdulillah, saya sangat bersyukur atas nikmat kesempatan yang Allah berikan hingga bisa sampai pada titik ini, menjadi bagian dari para wisudawan berprestasi. Walaupun awalnya saya tidak menyangka mendapatkan predikat ini, ” Ucap Roshikul
Rosikhul menganggap penghargaan tersebut sebagai amanah dari pihak kampus dan rektor yang harus di jaga dengan baik.
“Akan tetapi saya anggap ini adalah amanah dari almamater dan Pak Rektor yang harus diterima dan dijaga dengan baik,”tambahnya.
Menurutnya seorang santri bukan hanya tentang ilmu agama namun seorang santri harus membangun karakter, kedisiplinan dan kemandirian, agar bisa mengimplementasikan ketika di dunia kampus.
“Bagi saya, perjalanan sebagai santri bukan hanya tentang belajar ilmu agama, tapi juga tentang menempa diri yakni membangun karakter, kedisiplinan, dan kemandirian. Dulu di pesantren, saya diajarkan untuk menyeimbangkan antara ilmu agama dan ilmu umum, antara kecerdasan intelektual dan kecerdasan spiritual. Dan hal itu saya implementasikan ketika di dunia kampus, “Ucapnya.
Ia berpesan kepada Seluruh Anggota CSSMoRA bahwa dengan niat yang kuat, disiplin, dan doa tidak ada yang mustahil. Santri bukan lagi hanya mengaji dan belajar agama namun seorang harus bisa memahami tentang ilmu umum, santri harus menjadi inspirasi dan menjadi pemimpin di masa depan.
“Pesan saya, prestasi ini bisa menjadi motivasi bagi kader kader santri lain, bahwa dengan niat yang kuat, disiplin, dan doa, insya Allah tidak ada yang mustahil. Santri bukan hanya bisa mengaji, bukan hanya belajar agama saja, tapi santri juga harus bisa menginspirasi dan harus bisa menjadi pemimpin di masa kini dan masa depan,” Pesannya.
Forum internasional berbasis kepemudaan dan Diplomasi budaya Holy Sites Journey Program for Youth of Arab and Islamic Countries organized by ministry of youth and sports of the kingdom of Saudi Arabia merupakan sebuah program bergengsi yang mempertemukan para pemuda dari negara-negara Liga Arab dan Organisasi Kerja Sama Islam (OKI).
Program tersebut bertujuan untuk mempererat persaudaraan, membangun kolaborasi, serta memperdalam pemahaman akan nilai-nilai Islam dan kebudayaan antar negara.
Mohammad Rifqi Ardhilah (CSSMoRA Universitas Negeri Jakarta, 2024)






