Kampung Dolly Menjadi Lebih Tangguh

csssmora.org,- CSSMoRA UINSA – Kampung Dolly yang terletak di Jalan Kupang Gunung Timur, Surabaya, telah bertransformasi ke arah yang lebih baik. Tumbuhnya pusat-pusat perekonomian, kegiatan-kegiatan yang memberdayakan masyarakat di sana, serta makin maraknya praktik dan kegiatan keagamaan di rumah ibadah membuktikan bahwa Kampung Dolly telah unggul dan tangguh sebagai kampung di pertengahan kota.

Kampung Dolly menyimpan sebuah harapan bagi Kota Surabaya, yang mana para penduduknya memiliki keterampilan dan keahlian yang sangat dibutuhkan, terutama di bidang perekonomian. Masyarakat di kampung ini telah melakukan beberapa kegiatan ekonomi, seperti berjualan keperluan sehari-hari, pabrik pembuatan sepatu, serta memiliki pasar di tengah-tengah kampung yang bernama Pasar Burung, dan lain-lain. Adanya kegiatan perekonomian ini membuat kampung ini menunjukkan sebuah keunggulan yang jarang ditemukan di kampung lain.

Kegiatan perekonomian ini bukan sekadar mencari keuntungan, tetapi juga menjadi sebuah kebermanfaatan bagi penduduk di sana untuk dapat menjadi mata pencaharian dan menjaga keberlangsungan hidup masyarakat. Selain itu, kegiatan tersebut turut berperan sebagai penggerak roda perekonomian di Kota Surabaya.

Bukan hanya kegiatan perekonomian, kegiatan sosial seperti karang taruna dan pengabdian yang dilakukan oleh kalangan muda membuat Kampung Dolly semakin sibuk dengan kegiatan-kegiatan yang bermanfaat dan produktif. Karang taruna menghadirkan ruang podcast bagi masyarakat setempat sebagai wadah untuk mengekspresikan diri serta sebagai bentuk pengabdian agar masyarakat Dolly dapat berdaya untuk kampungnya sendiri.

Salah satu bentuk pengabdian tersebut dibuktikan dengan keterlibatan CSSMoRA UINSA melalui salah satu program kerjanya, yaitu “AKSARA”. Dalam AKSARA, terdapat berbagai kegiatan yang memberdayakan masyarakat Kampung Dolly, mulai dari sosialisasi bank sampah, pembranding-an UMKM, hingga kegiatan-kegiatan produktif lainnya. Hal ini menandakan bahwa Kampung Dolly bukan sekadar kampung biasa, tetapi juga layak menjadi kampung percontohan, baik di tingkat provinsi maupun nasional.

Kegiatan keagamaan juga aktif dilakukan di kampung ini, baik ibadah salat, shalawatan, maupun kegiatan kerohanian lainnya. Terdapat fakta unik di Kampung Dolly, yakni adanya dua rumah ibadah, masjid dan gereja. Hal ini menandakan bahwa Kampung Dolly merupakan kampung toleransi, di mana masyarakat memiliki ragam kepercayaan, tetapi tetap dapat hidup rukun dalam satu lingkungan.

Kampung Dolly telah bertransformasi ke arah yang lebih maju. Tumbuhnya aktivitas perekonomian yang menghidupkan masyarakat, aktivitas sosial yang digerakkan oleh kalangan muda untuk mengembangkan kampung, serta kegiatan keagamaan yang menandakan keseimbangan antara kehidupan dunia dan akhirat membuktikan bahwa Kampung Dolly telah berhasil menjadi kampung tangguh di tengah kota. Oleh karena itu, kampung ini layak dijadikan kampung percontohan, baik di tingkat provinsi maupun nasional.

Penulis : Tim Media dan Informasi AKSARA

Share it :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *