Jakarta — Dalam rangka memperingati 20 tahun penyelenggaraan Program Beasiswa Santri Berprestasi (PBSB), CSSMoRA Nasional menggelar acara talkshow bertajuk “20th PBSB Vision Future: Langkah Santri, Jejak Prestasi : Dua Dekade Menginspirasi” pada Sabtu (5/7/2025) di PP. Daarul Rahman, Jakarta Selatan. Kegiatan ini menjadi wadah reflektif sekaligus ajang mempererat tali silaturahmi antara alumni dan mahasantri aktif di seluruh Indonesia.
Ketua Panitia, Rafi, dalam perayaannya menyampaikan bahwa acara ini diinisiasi untuk menjadi ruang temu gagasan lintas generasi penerima PBSB. “Acara ini hadir untuk mewadahi pertemuan antar alumni dan mahasantri, sekaligus merefleksikan sejauh mana PBSB melangkah sejak tahun 2005 hingga 2025. Harapannya, ke depan akan mendapatkan capaian-capaian prestisius yang lebih besar lagi,” terangnya.
Acara talkshow ini turut menghadirkan narasumber dari berbagai latar belakang keilmuan dan profesi, di antaranya Dr. Imam Safe’i, M.Pd, Mhd. Dra. Hj. Siti Sakdiyah, M.Pd, dan Bapak Dito Alif Pratama, MA Mereka berbagi pengalaman sekaligus memberikan motivasi kepada para peserta.
Ketua Umum Nasional CSSberMoRA, Khidrian Ardiansyah, dalam Berbagainya menjelaskan bahwa penyelenggaraan talkshow ini merupakan bagian dari program besar CSSMoRA tahun 2025 dalam menyambut dua dekade PBSB. “Kegiatan ini bukan sekedar selebrasi formal, namun juga ajang strategi untuk berdiskusi menuju masa depan PBSB bersama alumni da
Lebih lanjut, Khidrian juga menyampaikan bahwa panitia tengah melakukan pendataan alumni PBSB di seluruh Indonesia. “Data sementara mencatat sekitar 400 hingga 500 alumni berhasil dihimpun. Dari data itu, kita melihat betapa beragamnya alumni profesi: dari dokter, apoteker, teknisi, hingga para pendakwah dan akademisi. Ini membuktikan bahwa PBSB telah melahirkan generasi santri yang kompeten di berbagai lini,” imbuhnya.
Hadir juga pada kegiatan ini, Bapak Aziz Syaifuddin MS I yang mewakili Dr. Basnang Said dan perwakilan Pimpinan PP. Daarul Rahman.






