cssmora unusia

Bisa Kah Ku Tenang?

Deru suara alam kian benderangSuara hewan, gemercik air kian terdengar terangKatanya di sana ada ketenanganNamun apakah itu benar? Untaian kata tenang, kian menjadi jadiSemua berlari lari untuk tenangTenang, selalu menjadi harapan kian banyak orangOh apa dan bagaimana sebenarnya tenang Sungguh siapa yang tahuSeperti apa dan bagaimanaTenangLetih jiwa terus berperang Berlebihan kah jika ku katakan tenang itu tak adaAtaukah aku telah salah mendefinisikannya?Seketika aku diserang, kau lah yang tidak tahu katanyaSebentar,

Siapa Yang Tau

Lahir seperti manusia pada umumnya,Alhamdulillah, terlahir sempurna.Hidup di keluarga sederhana, jauh dari gemerlap kota,Namun, siapa yang tahu dari keluarga mana aku berasal? Waktu terus berjalan,Awalnya tak memiliki kemampuan apa pun,Tak mampu bicara,Namun, siapa yang tahu kini aku bisa berkata-kata? Aku adalah seorang anak desa,Sungguh, tak paham betapa luasnya dunia.Mengenai meninggalkan desa, tak pernah terbayangkan,Namun, siapa yang tahu kini aku hidup di hiruk pikuk ibu kota? Jujur kuungkapkan dalam untaian kata-kata,Meskipun

Dialog Interaktif CSSMoRA: Menguak Peran Perempuan di Balik Literasi Digital Pesantren

Senin, 25 Maret 2024, Kominfo Nasional CSSMoRA menggelar dialog interaktif yang mengangkat tema “Peran Perempuan dalam Dunia Literasi Digital Pesantren” melalui platform online Zoom Meeting. Dialog ini merupakan kolaborasi antara CSSMoRA dan Duta Damai Santri Jawa Timur, dengan mengundang narasumber terkemuka di bidang perempuan dan digital, yaitu Trevina Wigianiska, S.Ag, Wakil Sekretaris Umum CSSMoRA 2021/2022, dan Anis Faikatul Jannah, S.Pd., Koordinator Duta Damai Santri Jawa Timur. Acara ini dimulai pukul