Rindiani

Oleh: Day_15

 

Matamu yang menawarkan kedamaian

Tawa dan candamu kiranya mematikan

Dalam terang senyum mu perlahan hilang

Akankah datang?

 

Kini sore tidak lagi medatangkan malam

Disudut pertigaan bayang-bayangmu memudar

Janji dan sumpah serapah mu melumatkan hati

Rindiani gadis pujaan?

 

Dulu berjanji hingga dahan patah terkulai

Cintamu bukan angkah bukan pula uang

Berharga hanya sebatas ditenggorokan

Rindiani gadis pujaan?

 

Berharap mati dengan mata menatapmu

Berbisik lembut lalu pergi dengan hati

Tanggalkan kenangan bersama buku tua renta

Rindiani gadis pujaan?

 

Mengingatmu bagaikan perahu tanpa destinasi

Terjebak dalam endapan relung kenistaan

Lalu  canda dan tawamu tak seindah senja

Rindiani bukan gadis pujaan.

 

Facebook Comments


(Next News) »



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *