Lantik Kepengurusan Baru, Ketua CSSMoRA Nasional: Bertahan Sampai Akhir Adalah Kepengurusan yang Sukses

Tidak terasa kedua jarum terus berputar dan hari pun terus berganti. Tidak terasa pula kepengurusan CSSMoRA pun berganti. Inilah yang dirasakan kepengurusan CSSMoRA UIN Walisongo dan rekan-rekan kepengurusan CSSMoRA yang lainnya. Pada hari ini (26/04) CSSMoRA UIN Walisongo telah melaksanakan hukum alam yang telah Tuhan tetapkan jauh sebelum kita mengenal istilah ruang dan waktu, yaitu pergantian kepengurusan CSSMoRA dengan masa bakti 2019/2020 di Auditorium 1 Kampus 1 UIN Walisongo Semarang.

Acara berlangsung dengan khidmat ketika serah terima jabatan dilangsungkan Ketua CSSMoRA UIN Walisongo periode 2018/2019, Muhammad Nurul Bayan selaku pihak pertama yang menyerahkan jabatan kepada Ketua CSSMoRA UIN Walisongo periode 2019/2020, Muhammad Alfan Ali Musthafa selaku pihak kedua sebagai penerima dan pelanjut estafet kepengurusan CSSMoRA UIN Walisongo. Kepengurusan baru ini dilantik oleh Ketua CSSMoRA Nasional, Muhammad Irkham Maulana.

Sebagai Ketua CSSMoRA Nasional, Muhammad Irkham Maulana mengapresiasi kinerja yang telah dicurahkan oleh kepengurusan CSSMoRA periode yang telah lalu untuk membagun organisasi ini terkhusus di Perguruan Tinggi Negeri (PTN) Walisongo sendiri.

“Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Mas Bayan dan anggota kepengurusannya yang telah memberikan kontribusi tenaga, waktu, dan mungkin juga uang untuk membangun CSSMoRA UIN Walisongo Semarang” ungkapnya ketika menyampaikan sambutan di podium.

Ia mengakui bahwa kepengurusan yang telah lalu memiliki dinamika perjalanan yang tidak mudah. Tetapi ia menilai bagus karena kepengurusan sudah bisa dijalankan sampai akhir.

“Untuk kepengurusan kemarin memang tak bisa abaikan karena kepengurusan ini pastinya ada naik dan ada turunnya. Kepengurusan yang kemarin saya akui di sini kepengurusannya bagus alhamdulillah sudah bisa menjalankan CSSMoRA UIN Walisongo walaupun ada beberapa kendala”, ujarnya.

Ia kemudian memandang bahwa jika kepengurusan CSSMoRA bisa berjalan hingga akhir periode maka kepengurusan itu dapat dikatakan sukses.

“Kalau sejelek-jeleknya kepengurusan itu kepengurusan yang tidak terlaksana jadi semisal masih ada CSSMoRA, ada kepengurusan dan masih bisa (berjalan) sampai akhir saya katakan kepengurusan di situ sukses”, ungkap Mahasiswa asal UIN Walisongo tersebut.

Di akhir sambutannya, ia berpesan agar kepengurusan baru CSSMoRA UIN Walisongo masa bakti 2019/2020 agar selalu menjaga semangat hingga usai kepengurusan dan ia berharap agar kepengurusan ini bisa memberikan kenangan-kenangan yang tidak terlupakan bagi para anggota.

“Silahkan diperjuangkan semangatnya. Harus ada (kepengurusan) sampai akhir kalau bisa kepengurusan ini gak cuma sekedar kepengurusan tetapi meninggalkan kenangan yang itu tidak hanya untuk dilupakan”, pungkas pria asal Jepara tersebut. (Harly)

Facebook Comments





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *