Dua Anggota CSSMoRA ITS Surabaya Raih Prestasi di Kancah Internasional

Ajang FIRA Roboworld Cup kembali dilaksanakan tahun ini dan dua mahasiswa CSSMoRA ITS Surabaya berhasil meraih prestasi pada ajang tersebut. M. Azhar Ismail dan Fatma Cahyani beserta tim berhasil meraih juara pertama pada Passing Challenge, juara ketiga pada Localization Challenge, dan juara ketiga pada Obstacle Avoidance Challenge.
FIRA Roboworld Cup sendiri merupakan sebuah kompetisi robot tahunan yang diadakan oleh FIRA (Federation of International Robot-Soccer Association) dengan skala internasional, kebanyakan pesertanya dari Asia, mulai dari siswa sekolah dasar sampai mahasiswa dan dosen. FIRA Roboworld Cup terdiri atas beberapa divisi perlombaan diantaranya: FIRA Sport, FIRA Youth, FIRA Air, FIRA Challenge. Untuk tahun 2018, kompetisi robot ini diadakan di Feng Chia University, Taiwan pada tanggal 3-12 Agustus. Untuk mengikuti ajang ini calon peserta mesti melewati seleksi kemampuan robot lewat video dan pembuatan paper, jika diumumkan lolos seleksi selanjutnya pendaftaran bisa dilaksanakan.
Azhar dan Fatma dan dua orang lainnya yang tergabung dalam tim IRIS (ITS’s Robots with Intelligent System) ITS mengikuti divisi FIRA Sport bagian Robosot, yaitu perlombaan robot sepak bola beroda. Untuk robosot sendiri ada empat perlombaan: Positioning/ Localization, yaitu robot duiji agar dapat bergerak secara otomatis sambil menggiring bola menuju ke lokasi yang ditentukan. Obstacle Avoidance, yaitu diuji untuk bisa melewati beberapa rintangan. Passing, yaitu robot diuji untuk menendang ke arah objek yang ditentukan secara otomatis. 3vs3 yaitu pertandingan sepak bola antara dua tim robot yang masing-masing terdiri dari tiga robot. Tim IRIS berhasil meraih juara pertama Passing, juara ketiga Obstacle, dan juara ketiga Positioning
Lewat wawancara via WhatsApp, Azhar dan Fatma mengatakan bahwasanya persiapan tim untuk mengikuti perlombaan ini hanya sekitar dua minggu sebelum waktu perlombaan. ”Tim IRIS baru mengikuti event internasional tahun ini. Alhamdulillah, sangat senang dan bangga dengan pencapaian tim yang baru saja berdiri dua tahun dan sudah mampu mendapat prestasi di kancah nasional maupun internasional.” tutur Fatma. Ia juga berpesan agar bagi teman-teman dari CSSMoRA PTN yang lain untuk tetap semangat terus meraih impian, menyadari bahwa tidak ada yang spontan, dan tetap berusaha dan berdoa.
Azhar yang merupakan ketua tim IRIS mengaku senang dan bangga, karena selain mendapat pengalaman berharga disana, dia juga mendapat kesempatan untuk saling berbagi ilmu dengan teman-teman dari berbagai negara. Bisa saling berdiskusi tentang kemampuan robot buatan masing-masing tim untuk pengembangan robot menjadi lebih baik. “Untuk teman-teman yang lain, mumpung kita masih muda, mari kita perbanyak usaha dan doa untuk mencapai cita-cita baik yang kita miliki, walaupun kita gagal di masa muda setidaknya kita akan punya pengalaman untuk mencapai cita-cita kita waktu dewasa nanti. Insyaallah dengan usaha dan kerja keras disertai doa, cita-cita kita akan tercapai. Dan jangan lupa saling menjaga silaturahim yang baik dengan keluarga, saudara, dan teman-teman kita agar doa-doa yang baik dari mereka dapat sampai ke kita.” ujar Azhar.

Facebook Comments





Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *