“Perjalanan Ikhlas: Senang Seadanya, Sedih Sewajarnya”

Jangan pernah memiliki ekspektasi berlebihan pada sesuatu di luar kendali kita. Senang seadanya, sedih sewajarnya. Hidup senormalnya saja, sampai orang tidak tahu kapan kamu lapang, dan kapan kamu kecukupan.

Perjalanan panjang itu akhirnya mengantarkan kita pada hari di mana kita menyadari bahwa hidup lebih damai ketika kita mampu mengerti arti sebuah ikhlas dengan baik. Sederhanalah kita menyikapi takdir karena sekeras apapun kita tolak, yang datang akan tetap datang, sekuat apapun kamu tahan, yang pergi akan tetap pergi

Tak perlu tempat indah, yang kita perlukan adalah hal yang menjadikan tempat itu menjadi indah, yaitu rasa bersyukur. Gapapa, capek juga bagian dari perjalanan. Gapapa, kan ada banyak macam kata “gapapa” yang bikin kita menjadi dewasa.

Allah sebaik-baiknya sutradara.


Ade┬áPutri┬áLutviana (CSSMoRA Ma’had Aly As’adiyah Sengkang 2022)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *