CSSMoRA (Nasional)– Program Kemandirian Pesantren oleh Kementerian Agama RI merupakan salah satu program prioritas Menteri Agama.

Saat ini program kemandirian pesantren telah memasuki tahap pelatihan kepada pesantren yang telah dinyatakan lolos pada tahap administrasi. Pelatihan dibagi menjadi 5 (lima) tahap dan dilaksanakan pada empat kota yaitu, Bogor, Semarang, Surabaya, dan Makassar.

Direktur Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren mengatakan bahwa program ini harus kuat dan berkelanjutan. “Tujuan dari program Kemandirian Pesantren ini adalah membuat Pesantren kuat dalam hal sumberdaya ekonomi”

“Dengan kuatnya sumberdaya ekonomi, maka pesantren dapat menjalankan fungsi pendidikan, dakwah, dan pemberdayaan masyarakat secara optimal” terang Direktur PD Pontren tersebut.

Selanjutnya Dr. Imam Syafe’i, M.Pd. selaku Kepala Pusdiklat Tenaga Teknis Kependidikan dan Keagamaan Kemenag RI menyampaikan bahwa dalam sesi pelatihan para peserta yang datang dari pesantren diberikan materi tentang pengelolaan bisnis di pesantren.

“Peserta pelatihan Kemandirian Pesantren yang hadir akan diberikan banyak ilmu sekaligus informasi tentang pengelolaan bisnis di pesantren dari narasumber yang memang ahli dan berpengalaman di bidang bisnis” terang Imam Syafe’i.

Mahasantri Program Beasiswa Santri Berprestasi (PBSB) yang tergabung dalam CSSMoRA merasa ini benar-benar menjadi peluang bagi pesantren-pesantren di seluruh Indonesia untuk mengembangkan ekonomi di pesantrennya.

Penulis: Mr.Bouti


0 Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *