Community of Santri Scholars of Ministry of Religious Affairs (CSSMoRA) UIN Alauddin Makassar baru saja melaksanakan Musyawarah Besar (Mubes) III yang dirangkaikan dengan pelantikan pengurus.

Menjadi sebuah sejarah baru, dikarenakan COVID-19 masih mewabah Mubes tahun ini dilaksanakan secara virtual melalui Zoom Cloud Meetings pada tanggal 28-30 Agustus 2020.

Kegiatan ini bertemakan “Melanjutkan Estafet Kepemimpinan dengan Spirit Kekeluargaan dan Loyalitas di Era New Normal”. Prosesipelantikan berlangsung pada pukul 10:00 WITA (30/08/2020).

Kegiatan ini dihadiri oleh Prof. Dr. Darussalam, M. Ag selaku Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan UIN Alauddin Makassar.

Ketua CSSMoRANasionalAhmad Fakhrur Rozi juga turut hadir dan melantik 24 orang pengurus CSSMoRA UIN Alauddin Makassar periode 2020/2021. Setelah itu dilanjutkan dengan serah terima jabatan ketua lama Nurul Magfirah Supu kepada ketua baru Andi Ratu Boelqiah Assaad.

Padasambutan pertama, demisioner ketua umum Magfirah sampaikan maaf dan terima kasih.

“Mohon maaf atas segala kekurangan dan kesalahan selama kepengurusan. Terima kasih kepada pengurus CSSMoRA UINAM periode 2019/2020 atas waktu, tenaga, dan ide-idenya, juga kepada angkatan 2016 sebagai assabiqunal awwalun di CSSMoRA UINAM,” ungkapnya.

Selanjutnya, Andi Ratu selaku ketua baru dalam sambutannya mengajak seluruh pengurus untuk saling merangkul.

“Saya mengajak seluruh pengurus baru partner Kabinet Intelektual untuk saling merangkul, membumikan spirit kaum intelektual yang progresif dan edukatif, sesuai tupoksi-tupoksi dan AD-ART kita. Tentunya dengan tidak melepaskan nilai-nilai kepesantrenan yang telah terinternalisasi,” tegasnya.

Harapan-harapan juga hadir dalam sambutan Ketua CSSMoRA Nasional.

“Selamat kepada mba Andi Ratu, semoga kedepannya dapat membawa CSSMoRA UINAM lebih baik lagi. Saya harap teman-teman pengurus bisa aktif berkomunikasi dengan kami di nasional jadi kita tidak hanya jalan sendiri-sendiri, tapi saling melengkapi satu sama lain.” kata Rozi.

Sambutan terakhir, WakilRektor III banyak berpesan kepada para penerima Program Beasiswa Santri Berprestasi (PBSB).

“Atas bantuan beasiswa ini, kami berharap semua penerima PBSB suskes dan berprestasi dalam studi. Kami juga berharap semua akan tetap mengusung apa yang menjadi panca cita Rektor UIN Alauddin Makassar, CSSMoRA harus menjadi ujung tombak, teristimewa bagaimana terwujudnya kampus asri, moderasi beragama, dan sebagainya,” kata Prof. Darussalam.

“Saya harap setiap kegiatan CSSMoRA harus selalu dikomunikasikan, bagaimana penyelesaiannya, saya akan siap memberikan tuntunan tentang itu. Saya juga berharap ketika ada yang berprestasi seyogianya  juga diketahui oleh warga kampus, bahwa keberadaan CSSMoRA itu tidak asal hadir saja, tapi ia juga menyumbangkan partisipasi dalam bentuk prestasi yang diraih,” tambahnya.

Kegiatan ini ditutup dengan doa bersama.

Penulis: Moh. Jihad S. Tulemo

Editor: Ayu Purnama Sari


0 Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *