27 April 2020, telah terlaksana agenda Ngabuburit Bersama Alumni PBSB (Part I). Acara ini adalah tindak lanjut dari Deklarasi Alumni CSSMoRA Desember 2019 lalu , “Ka Handika Surbakti (Alumni CSSMoRA UIN Surabaya) dan Ka Dito (Alumni CSSMoRA UIN Walisongo), dan kaka lainnya yang tergabung dalam pengurus Ikatan Alumni CSSMoRA lainnya, menggagas acara Ngabuburit ini”, jelas Ka Munir (panitia Ngabuburit, alumni CSSMoRA UIN Surabaya Angkatan 2014)

Ngabuburit Bareng Alumni PBSB Part I dengan 3 Narasumber, yaitu Ka Muammar yang sedang kuliah di Albert-Ludwig Universitat, Jerman, Ka Wafi (University of Pannonia, Hungaria), dan Ka Helmy (Harford Seminary, USA), namun Ka Helmy pada sesi ini belum bisa join karena bertabrakan dengan agenda (rapat kerja).

Ngabuburit yang dilaksanakan secara virtual dengan media zoom dimulai jam 15.30 WIB. Acara berlangsung selama satu setengah jam. Untuk acara perdana ini terbilang sukses, walaupun masih banyak trial and error. “Alhamdulillah, acara hari ini lancar sesuai dengan yang direncanakan. Teman panitia sangat bersemangat dan diikuti para peserta yang tak kalah semangat”, tutur Ka Munir. Agenda Part I ini, dihadiri oleh sekitar 50 peserta, umum ataupun anggota CSSMoRA sendiri.

Peserta sangat antusias dengan banyaknya pertanyaan yang diajukan kepada moderator (Mba Nada, Alumni CSSMoRA UINSA). Seperti dengan tema yang diangkat yaitu, “Kuliah dan Kisah Di luar Negeri”. Peserta tertarik dengan bagaimana mengenali budaya di luar negeri, keseharian mahasiswa disana dan masih banyak lagi. “Kebetulan bulan puasa, di rumah, di banding belum ada agenda ngabuburit, mending ikut acara ini. Saya kira sangat bermanfaat dan ada pemateri, kaka-kaka alumni yang luar biasa”, jelas salah satu peserta Ade (CSSMoRA UIN Bandung 2018).

Ka Muammar dan Ka Wafi runtut dalam menyampaikan pengalaman dan daily activity selama di Luar Negeri. “Kenali, pelajari, pahami dulu hal-hal yang dirasa perlu untuk menghadapi hal baru”, pesan Ka Muammar. Pasti setiap mahasiswa yang kuliah di LN mengalami culture shock, sehingga perlu untuk mengetahui bagaimana budaya baru (perkuliahan yang akan dihadapi nanti). “Dimanapun, dan jadi apapun, Nilai ‘Santri’ harus tetap dibawa”, Ka Wafi menimpali. “Justeru pesan-pesan dari Pak Kiai yang selalu teringat oleh saya”, pungkas Ka Muammar.

Ngabuburit Bareng Alumni, masih akan bersambung selama di bulan Ramadhan ini. Dengan pemateri yang luar biasa, tidak lain adalah kaka-kaka alumni PBSB Kemenag RI. “Semoga teman-teman yang belum bisa turut serta part I, bisa ikut di part-part berikutnya dengan materi yang tak kalah menarik. Terlebih trik untuk mendapatkan beasiswa”, harapan Ka Munir (panitia penyelenggara).

Kominfo CSSMoRA Nasional


0 Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *