Pandemi Covid-19 masih terus bergulir. Update per tanggal 27 April 2020 jumlah kasus Covid-19 di Indonesia sebanyak 9.096 positif, 1.151 sembuh, dan 765 meninggal. Kasus yang terus dipantau oleh pemerintah. (Sumber: Kementerian Kesehatan RI (Kemenkes-RI)).

Masyarakat Indonesia sedang dalam social distancing (membatasi kontak sosial, lebih tepatnya untuk kontak fisik atau droplet, #dirumahaja). Pembatasan Sosial saat ini  bisa dijadikan sebagai aktifitas yang bermanfaat dan insyaAllah diliputi keberkahan. Terlebih di dalam bingkai Bulan Suci Ramadhan.

Masyarakat yang sudah bijak dalam menyikapi pandemi Covid-19 dapat dikatakan dalam Zona Bertumbuh. Yaitu zona dimana seseorang sudah mulai berpikir untuk orang lain, memanfaatkan potensi diri, tidak fokus pada kekhawatiran, menyebar kasih sayang pada diri sendiri sekaligus orang lain, menyampaikan hal-hal positif, dan tetap #dirumahaja. Zona ini dapat ditemukan ketika masyarakat (muslim) Indonesia dapat memanfaatkan bulan Ramadhan ini dengan baik. Meskipun sedang dalam situasi yang beresiko terinveksi Covid-19. Aktivitas apa saja yang dapat dilakukan di rumah selama bulan Ramadhan?

Tadarus

Membaca Al-Qur’an dan berusaha mengkhatamkannya selama puasa Ramadhan. Hal yang sudah menjadi rutinitas di bulan Ramadhan ini, setidaknya dikaitkan dengan harapan atau doa (bumi segara membaik), sekaligus refleksi diri atas apa yang telah terjadi. Salah satu harapan, bisa mentransformasi diri (secara spiritual)

Memasak

Hal yang sudah menjadi keseharian ini akan lebih asyik di saat aksi #dirumahsaja. Memasak dengan anggota keluarga, atau sengaja membuat momen untuk membuat menu baru. Bisa juga memanfaatkan untuk menyiapkan makanan/kue lebaran yang sesuai dengan selera sendiri (keluarga)

Belajar Bersama

Tidak dipungkiri, menyampaikan pesan kebaikan dari mulai yang terdekat—keluarga. Hikmah yang luar biasa, ketika masyarakat Indonesia lebih baik stay save di rumah, menjadi agenda untuk saling berbagi dengan keluarga. Belajar apapun, seperti obrolan yang di sengaja atau tidak dapat memberikan kesan antar anggota keluarga. Bisa menjadwalkan ngabuburit bareng keluarga, mendengarkan kultum dari Ayah, dan sebagainya. Seru bukan?  

Aktifitas lain yang bermanfaat, diantaranya adalah nge-game, olahraga (workout), karaoke-an, berkebun (bagi yang punya). Banyak hal yang dapat dimanfaatkan ketika di rumah, pandai-pandai untuk menggunakan waktu untuk diri sendiri agar tetap nyaman selama di rumah dan disadari atau tidak, hal seperti ini berdampak baik terhadap yang lain—menekan bertambahnya kasus Covid-19. Satu hal yang tetap dipatuhi, adalah mengikuti protokol kesehatan: cuci tangan, mengenakan masker, menjaga jarak, menutup mulut saat bersin, dan kenali gejala dalam diri (jika demam, istirahat atau self isolation)

Alhamdulillah, sudah memasuki hari ke-4 Ramadhan. Masih banyak waktu untuk menuju hari kemenangan. Belum terlambat, dan bisa usaha apapun yang berfaedah untuk meminimalisir penyesalan nanti ketika Ramadhan hanya berlalu begitu saja. Menggunakan waktu dengan sebaik-baiknya di tengah pandemi Covid-19 bersama keluarga tercinta, menekan rasa cemas atau khawatir yang berlebihan.

http://Freepik.com

Kominfo CSSMoRA Nasional 2019-2020


0 Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *