Usai Pelantikan, BSO SANTRI CSSMoRA Nasional Gelar Rapat Kejar

Tangerang Selatan  – Memasuki pertengahan bulan September, Badan Semi Otonom SANTRI CSSMoRA Nasional atau yang biasa disebut BSO Santri memulai kembali program kerjanya, diawali dengan pelantikan bagi pengurus baru periode 2016/ 2017. Pelantikan dilaksanakan di Ciputat bertepatan pada tanggal 17 September 2016.

Kehadiran anggota mencapai lebih dari 50%, sisanya berhalangan hadir karena ada  suatu hal yang tidak dapat ditinggalkan. Dalam kesempatan ini, Ketua CSSMoRA Nasional M Zidni Nafi’ ikut hadir untuk mengisi suatu materi kejurnalistikan dan sekaligus melantik BSO Santri periode 2016/ 2017.

Sesuai dengan hasil rapat internal pengurus harian.tim kerja dibagi menjadi 4 bagian, divisi majalah, divisi media online, divisi kaderisasi, kemudian yang terakhir adalah divisi periklanan dan kerjasama. Dari setiap divisi, akan dipilih satu orang ketua tim yang nantinya disebut sebagai Redaktur Pelaksana.

Sebagaimana dilanir situs mediasantri.com, pada Senin (19/9), tugas kerja pada divisi majalah mencakup, konten majalah (reporter dan fotografer), editing naskah, reporter, tema majalah, penataan (layouting) atau artistik, dan juga bertanggung jawab dalam masalah percetakan. Untuk tanggungjawab dalam pengisi konten (reporter dan fotografer), riset dan infografis, editor, pengelola media sosial, kemudian analisis dan pengelola website, ditugaskan kepada divisi media online.

Pada divisi kaderisasi bertanggungjawab dalam pengembangan sumber daya, pemantauan redaktur dan isu-isu terkini, dan juga bertanggungjawab dalam rekrutmen dan pendaftaran calon anggota majalah santri. Selanjutnya untuk divisi periklanan dan kerjasama bertanggungjawab dalam membentuk tim promosi dan proposal, distribusi majalah, dan juga bertugas sebagai humas untuk bekerjasama dengan pesantren.

Di samping dari semua divisi tersebut, terdapat Sistem Koordinator Kepala Biro Wilayah. Esensi dari adanya Kepala Biro Wilayah adalah bertanggungjawab untuk melakukan pemantauan dan evaluasi kepada redaktur berdasarkan zona yang ditempati. Dari sini juga diharapkan kepada Kepala Biro Wilayah untuk berkoordinasi dengan divisi kaderisasi.

Pada hakikatnya, setiap kelompok memiliki tujuan-tujuan yang ingin dicapai bersama, karena salah satu ciri kelompok yakni terdapat dorongan yang sama pada individu-individu yang menyebabkan terjadinya interaksi di antaranya kearah tujuan yang sama. Berawal dari dilaksanakannya pelantikan BSO Santri ini, diharapkan para anggota BSO Santri dapat menyamakan tujuan, dan berkomitmen untuk mewujudkannya bersama-sama. (dahlia/syau)

Facebook Comments


« (Previous News)



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *