TEMU REGIONAL BARAT, SERU-SERUAN TANPA BATAS

Departemen Pengembangan Sumber Daya Manusia (PSDM)  CSSMoRA Nasional periode 2016-2017 dalam agenda terakhirnya menggandeng beberapa  PTN regional barat  yang berada di bawah naungan beasiswa Kementrian Agama RI  dalam acara “Temu Regional barat”. Pertemuan ini dilaksanakan pada  Jum’at hingga Ahad (21-23/4) di Lembaga Bina Santri  Mandiri (LBSM) villa Pandawa, Parung, Bogor. Para peserta berasal dari UIN Sunan Gunung Djati Bandung, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Institut Pertanian Bogor (IPB) dan Universitas Surya.

Temu Regional Barat kali ini mengusung tema “Kenalan yuk, siapa tahu jodoh”. Adanya jargon  “Seru-seruan tanpa batas” menjadikan acara ini semakin semarak. Share to care dengan pengelola PBSB pun tak lepas diancangkan.

Acara ini dibuka pada  Jum’at  (21/04) malam oleh ketua demisioner CSSMORA Nasional periode 2016-2017, M. Zidni Nafi’. Lalu dilanjutkan dengan sesi perkenalan per PTN. Kemudian ditambah dengan keunikan jargon dari tiap tiap PTN turut memeriahkan malam pembukaan tersebut.

Pada hari kedua, Sabtu (22/04), di pagi hari mengadakan senam bersama dan disusul dengan kegiatan outbound yang berlokasi di sekitar villa, seluruh peserta dibagi menjadi beberapa bagian kelompok secara acak untuk mengikuti permainan yang dimotori oleh panitia mureg kali ini. Kegiatan ini tidak hanya sekedar memberikan  kesempatan kepada para peserta untuk saling mengenal satu sama lain, juga  melatih, menguji  kebersamaan serta kekompakan peserta temu regional barat.

Sore harinya dilanjut dengan acara  share to care bersama pengelola pbsb yang pada kali ini diwakili oleh Bendahara PD PONTREN Bapak Agus Fatkhulah, S.Sos. Beliau memberikan wejangan dan mengingatkan kembali akan kewajiban dan hak-hak sebagai penerima besiswa KEMENAG, pada kesempatan kali ini beliau mengamanahkan agar tidak menyalahgunakan terhadap no. Rekening yang diberikan, beliau mengatakan peserta penerima beasiswa agar dapat menggunakannya sebaik mungkin, selain itu ia menekankan bahwa peserta penerima beasiswa KEMENAG harus memiliki ketajaman yang tinggi, kritis, dan unggul guna sebagai penangkal terhadap paham radikalisme. Malam harinya disusul dengan kegiatan pensi antar PTN yang menampilkan kreatifitas dari tiap ptn per angkatan.

Pada hari terakhir, Ahad (23/04) diisi dengan kegiatan lomba futsal putra putri serta lomba gebug bantal  putra putri tiap-tiap PTN dan dilanjut dengan acara penutupan yang diisi  tukar kado, kesemarakan acara ini terlihat sangat dinikmati oleh para peserta. Acara ini di dipimpin oleh Iko Firmansyah dari UIN Syarif Hidayatullah selaku oc acara.

“Dengan adanya acara temu regional barat ini menjadi bukti bahwa regional barat mampu untuk bersatu, meskipun pada regional tengah dan timur sudah menjadi agenda tahunan, saya harap temu regional baratpun dapat lebih semarak lagi dan dapat menjadi anggota tahunan”,ucapnya.

Terlebih acara ini cukup berkesan bagi Junaid, mahasiswa asal  IPB, “Bahagia, seru bisa bertemu sama kakak CSS yang hebat hebat, terutama ketemu CSS dri Sulsel, nambah teman, tiga hari ini seru dah, dan berharap  ditahun depan bisa meriah lagi, meskipun sederhana tapi seru”. Tungkasnya. (Fi)

Facebook Comments





Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *