Posko Mudik CSSMoRA, Ajang Silaturrahim dan Mengabdi Bersama

CSSMORA Online

Pasuruan – Mahasiswa PBSB (Program Beasiswa Santri Berprestasi) yang tergabung dalam Community of Santri Scholars of Ministry of Religious Affair (CSSMoRA) kembali mengadakan posko mudik lebaran untuk ketiga kalinya. Posko ini digelar sejak 11 Juli hingga 15 Juli 2015, serta digelar di tiga lokasi, yakni di depan Masjid Raudlatus Sholihin, Karanglincak, Kragan, kabupaten Rembang, di depan Masjid Cheng Hoo, Pandaan kabupaten Pasuruan dan jalan menuju jembatan Suramadu, Surabaya.

“Pertama adalah memberikan pelayanan gratis secara langsung kepada publik. Kedua adalah mempererat tali silaturrahim antar keluarga CSSMoRA dan alumni. Selain itu untuk memperkuat tekad dan cita-cita CSSMoRA untuk mengabdi bagi bangsa,” ungkap M. Haydar, ketua panitia posko mudik 2015 yang digelar oleh CSSMoRA Nasional periode 2015-2016 itu.

Kehadiran posko mudik CSSMoRA disambut baik oleh warga sekitar. Terbukti penempatan posko masih sama dengan tahun 2014 lalu yang menunjukkan penerimaan warga terhadap pelaksanaan posko mudik.

Posko mudik kali ini mengambil tema Menumbuhkan semangat berkarya dan berkontribusi kepada masyarakat bagi santri CSSMoRA dalam rangka menyambut bulan Suci Ramadhlan dan Hari Raya Idul Fitri 1436 H. “Harapannya setelah diadakan posko mudik ini tiap anggota CSSMoRA lebih bersemangat lagi dalam berkarya dan berkontribusi kepada masyarakat,” pungkas mahasantri anggota Universitas Surya ini.

Dalam pantauan CSSMORA Online, posko mudik ini juga terdapat beberapa kegiatan utama yang dilakukan oleh ketiga posko, seperti penyediaan tempat istirahat, pelayanan kesehatan, pemberian obat gratis, pembagian ta’jil gratis, dan sosialisasi keselamatan berkendara.

Khusus di posko Rembang, diadakan pula tadarus Al-Quran sebagai pembuka kegiatan serta pemeriksaan jantung dan pembuluh darah (PJPD). Pemeriksaan ini berguna untuk mengetahui kondisi jantung dan pembuluh darah seseorang, apakah masih dalam keadaan sehat atau sakit. Pemeriksaan PJPD diadakan nanti pada tanggal 13 Juli 2015 setelah sholat terawih.

Meskipun mengambil nama kegiatan ‘posko mudik’, bukan berarti penduduk asli daerah sekitar yang tidak mudik tidak dapat menikmati fasilitas posko mudik  CSSMoRA. Semua pelayanan posko mudik CSSMoRA diberikan secara gratis untuk semua pengunjung. (Nan/ Zlf/Zidni)

Facebook Comments





Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *