PELANTIKAN PENGURUS BARU CSSMoRA UIN WALISONGO KESEPULUH

Jumat (20/4) berlangsung pelantikan pengurus CSSMoRA UIN Walisongo Semarang ke 10. Acara pelantikan bertempat di Auditorium I lantai II kampus I UIN Walisongo. Acara dimulai pada pukul 14.42 WIB, mundur dari jadwal yakni pukul 13.00. Zeed Hamdy Rukman sebagai ketua CSSMoRA Nasional, hadir guna melantik ketua CSSMoRA UIN Walisongo terpilih, Muhammad Nurul Bayan beserta 34 pengurus baru dari empat departemen: Kominfo (Komunikasi dan Informasi), PSDE (Pengembangan Sumber Daya Ekonomi), PSDM (Pengembangan Sumber Daya Manusia), dan P3M (Pengabdian Pesantren dan Pengembangan Masyarakat). Selain Hamdy, pengelola PBSB UIN Walisongo yang dalam hal ini diwakili Siti Rofi’ah SH, SHI, MH dan ketua CSSMoRA UIN Walisongo 2017-2018, Arif Fahtur Rohman turut hadir.

Acara dibuka dengan pembacaaan ayat suci al-Qur’an. Selanjutnya menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars CSSMoRA oleh seluruh hadirin. Kemudian dilanjutkan dengan sambutan ketua CSSMoRA Nasional.

Zeed Hamdy Rukman dalam sambutannya mengatakan ada hal- hal yang harus diperhatikan oleh para pengurus terpilih. Pertama, pemimpin harus bersikap dewasa dalam artian melihat permasalahan dari berbagai perspektif. Kedua, jangan terlalu cepat memutuskan, mintalah pendapat teman-teman dahulu. Ketiga, motivasi, ini biasanya ada di awal tapi kendor di belakang karena motivasinya eksternal, terpenting ialah motivasi internal. Keempat, akhlak, anggota CSSMoRA diharapkan menjaga budaya-budaya sederhana seperti salam. Terakhir, saling menguatkan, jangan saling menyalahkan sesama.

Untuk memacu semangat pengurus baru “mahasiswa santri“  Siti Rofiah memberikan pesan lewat sambutannya setelah sambutan ketua CSSMoRA Nasional. “Jagalah identitas kesantrian yaitu identitas sebagai pejuang, saat ini ladang juang mahasiswa santri adalah menghadapi radikalisme. Identitas akhlakul karimah, dan identitas kesederhanaan, sederhana berarti rendah hati dan tidak mencari materi sebab santri dididik di pondok pesantren bukan untuk mencari pekerjaan tetapi untuk menghilangkan kebodohan.”

Setelah sambutan dari pengelola PBSB, ikrar jabatan pun dibacakan oleh ketua CSSMoRA Nasional kemudian diikuti oleh seluruh pengurus terpilih. Pelantikan pengurus CSSMoRA UIN Walisongo 2018-2019 disusul dengan penyerahan Laporan Pertanggung Jawaban pengurus CSSMoRA UIN Walisongo 2017-2018 kepada pengurus CSSMoRA UIN Walisongo 2018-2019. Pada sambutannya setelah penyerahan LPJ, Demisioner ketua CSSMoRA UIN Walisongo 2017-2018 menyampaikan kalimat terakhir, “selamat berproses, selamat mengabdi, Loyalitas tanpa batas! Man khadama khudima.

Selanjutnya ketua CSSMoRA UIN Walisongo 2018-2019 memberikan pidato iftitah. Ia mengajak segenap anggota CSSMoRA UIN Walisongo untuk membimbing pengurus bila berada di jalur yang salah dan juga meminta untuk mengikuti mereka jika pengurus berada di jalur yang benar. “Tidak ada keberhasilan tanpa kerja keras, tidak ada kesuksesan tanpa kebersamaan dan tidak ada kemudahan tanpa doa,” demikian tutup Bayan dalam pidatonya.

Dilantiknya pengurus CSSMoRA UIN Walisongo 2017-2018 menjadi penutup dari rangkaian acara musyawarah besar X CSSMoRA UIN Walisongo, debat kandidat calon ketua CSSMoRA UIN Walisongo Semarang,  dan pemilihan umum ketua CSSMoRA UIN Walisongo 2017-2018. Acara pelantikan ditutup dengan doa oleh ketua departemen P3M CSSMoRA UIN Walisongo 2018-2019, Muhammad Akmal Habib. (nul)

 

Facebook Comments





Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *