MEMBANGGAKAN, ANGGOTA CSSMORA RAIH PRESTASI DALAM FESTIVAL QUR’ANI DI SURABAYA

Lagi dan lagi, anggota CSSMoRA menoreh prestasi dalam event Festival Qurani 2018 diselenggarakan oleh pengembangan Tilawatil Quran (UPTQ) UIN Sunan Ampel yang diadakan selama dua hari, 5-6 mei 2018 di Surabaya. Kali ini CSSMoRA ITS berhasil meraih juara 1 cabang MHQ (Musabaqoh Hifzi al-Quran) 30 juz atas nama Ahmad Saad Muayyad, anggota CSSMoRA ITS  jurusan teknik Elektro semester dua.

Dan di dalam event yang sama, 3 kelompok anggota CSSMoRA UIN SUKA cabang Lomba Karya Tulis Ilmiah berhasil masuk 15 delegasi terpilih. Mereka  adalah Robi Hidayatul ilmi, Muhammad Nauval Hubbab, dan Ahmad Fahrur Rozi, Ahmad Faruq Haqiqi dan Nadyya Rahma Azhari, dan In’amul Hasan. keenam peserta masih duduk di semester dua, kecuali in’amul Hasan yang sedang duduk di semester empat.

Kelompok yang diketuai oleh Robi Hidayatul Ilmi berhasil meraih juara 1, dan kelompok yang di ketuai oleh Ahmad Faruq Haqiqi berhasil meraih harapan 1.

“Awalnya saya minder dalam mengikuti lomba ini karena saya baru duduk di semester 2, dan belum mengerti banyak hal tentang dunia kepenulisan ini, di bulan maret kami beranikan diri untuk mengirim abstrak, dari 200 abstrak yang ada, kelompok saya masuk dalam 125, yang nanti akan mengumpulkan abstrak sebelum tgl 10 april. Dan ketika pengumuman full paper  tanpa saya duga, saya masuk 15 besar. Dan diundang untuk mempresentaikan karya di surabaya.” Tutur Nadyya jurusan ilmu Hadist semester dua itu.

Tak jauh beda dengan Nadyya, Hasan mengatakan bahwa acara tersebut banyak memberikan dampak positif kepada para peserta dan acara tersebut mempertemukannya dengan orang-orang yang luar biasa, terkhusus dirinya, ia mengatakan bahwa pengalaman adalah guru terbaik dan guru yang paling berharga. Ia juga bercerita, “pesan saya, jika ada lomba yang mensyaratkan untuk perorangan atau kelompok, maka pilihlah untuk berkelompok, karena satu dengan yang lain dapat mengoreksi kesalahan yang kita buat”, ucap pemuda berketurunan darah minang itu saat diwawancarai.

Berbeda halnya dengan Robi saat diwawancarai, “awalnya kami hanya mencoba, bahkan kami hampir tidak jadi mengirim disebabkan deadline yang sudah dekat, tapi syukurlah diperpanjang oleh panitia, dan kami kirim. Memang butuh pengorbanan untuk mendapatkan hal yang berharga, kami dihadapkan banyak kendala, tapi kami yakin bahwa usaha tak pernah menghianati hasil, kami tetap berjalan pada satu tujuan walau kadang sulit untuk menyatukan ide, tetapi, alhamdulillah semua berjalan lancar,” ucap laki-laki dengan perwatakan tenangnya.

Lain hal dengan Ahmad Saad Muayyad, mahasiswa jurusan teknik elektro, mampu meraih juara satu cabang hifzi al-Quran.“Awal saya mengikuti perlombaan ini adalah kemauan dari diri sendiri, tujuan utama saya adalah memurojaah hafalan, sehingga saya tidak memikirkan tentang kemenangan,”ujar lelaki yang berasal dari aceh ini saat diwawancarai.

“Selama mengikuti perlombaan ini, saya bisa berkumpul dengan para huffadz, yang kehidupannya selalu dengan al-Quran, setidaknya mencharge kembali semangat saya, dan mengingatkan bahwa saya seorang hafidz, dulu, sekarang dan selamanya. dan sesuatu yang jarang saya temui di ITS, saya harus bisa membagi waktu untuk mengulang hafalan saya. Sejak awal masuk ITS, kekhawatiran saya adalah hilangnya hafalan saya, maka cara yang saya tempuh adalah dengan mengulang-ngulang sambil jalan, berburu MHQ, dll. Dan pesan terakhir pimpinan pondok saya adalah “jaga hafalan”, ucap laki-laki yang baru pulang dari seleksi MTQ Nasional di Aceh selama tiga hari itu.

“Pesan saya untuk teman-teman lain, terutama para huffadz, jangan biarkan suasanan mengontrolmu, tapi kontrollah suasana. Jangan menyerah, jika kita jenuh dan kesulitan maka gelarlah sejadah, bersujud dan berdoa pada-Nya. Jangan sampai timbul gelar “mantan” hafidz, karena itu adalah seburuk-buruknya gelar. Kembalilah pada al-Quran, jangan kita lupakan al-Quran dan ingatlah bahwa Allah selalu bersama kita.” Pesannya di akhir wawancara. (Yen)

 

 

 

Facebook Comments





Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *