Mahasiswa CSSMoRA Ikuti Kunjungan Negara Asing

Yogyakarta, Selasa (10/10) Hamdi Putra Ahmad, mahasiswa CSSMoRA UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta angkatan 2015 berhasil ikut serta dalam program SAVIOR (Student’s Academic Visit to Foreign Countries) setelah melalui beberapa tahap seleksi. SAVIOR adalah program yang diadakan oleh CDCIA (Center for Developing Cooperation and International Affairs) yang mengundang mahasiswa S1 UIN Sunan Kalijaga untuk mendaftar pada program SAVIOR ini namun secara khusus diprioritaskan bagi mahasiswa yang sudah memiliki proposal skripsi untuk menunjang penelitiannya.
Mahasiswa yang terpilih akan dikirim untuk mengikuti pembelajaran kelas dan luar kelas di tiga negara asing :Brunei Darussalam, Singapura, dan Thailand pada tanggal 11-24 September 2018. Masing-masing bertempat di National University of Singapore, Chiang Mai University Thailand, dan University Sultan Syarif Ali (UNISA) Brunei Darussalam. Di universitas tujuan nantinya para peserta akan mengikuti beberapa kegiatan, yaitu: presentasi, konsultasi skripsi dengan dosen universitas, Sit (Join) in the Class, Library Acces, dan Visiting Islamic Communities.
Berdasarkan wawancara, Hamdi menceritakan bagaimana proses-proses yang mesti ia lalui untuk bisa mengikuti program SAVIOR ini. Pertama, seleksi berkas, calon peserta SAVIOR menyerahkan beberapa berkas yang disyaratkan untuk diajukan, seperti sertifikat TOEFL, IKLA, Curiculum Vitae, Statement of Purpose yang berisi beberapa pertanyaan, surat rekomendarsi ketua prodi, dan daftar sertifikat prestasi yang dimiliki. Kedua, seleksi nilai tertinggi pada berkas sertifikat TOEFL dan IKLA. Pada tahap akhir diadakan wawancara dengan calon peserta dengan menggunakan bahasa Inggris dan bahasa Arab.
Hamdi mengaku sangat bersyukur dan bangga bisa mengikuti program SAVIOR ini karena program ini secara finansial sepenuhnya ditanggung oleh pihak pelaksana, mulai dari pemberangkatan, dana tunjangan selama kunjungan, hingga biaya kembali ke Indonesia. Selain itu ia juga sangat bersyukur karena program ini sangat bermanfaat bagi para mahasiswa, terkhusus sangat menunjang penelitian skripsinya. “Saat melakukan konsultasi dengan dosen-dosen yang ada disana benar-benar terasa manfaatnya, mungkin saya tidak bisa dapati itu di UIN (Sunan Kalijaga).” Ujarnya.
Harapan Hamdi bahwasanya mahasiswa yang lain juga bisa mengikuti jejaknya mengikuti SAVIOR ini, terlebih dari kalangan CSSMoRA. Ia juga berpesan agar kiranya selalu meningkatkan kemampuan berbahasa asing, baik Inggris maupun Arab. “Teman-teman jangan sampai bosan untuk mengembangkan bahasa, sering-sering mendengarkan video yang berbahasa Inggris, menghafalkan lagu bahasa Inggris dan Arab, membaca kitab, itu sangat penting. Pasti dengan kemahiran berbahasa asing kita bisa lebih jauh melampaui mereka yang kurang dalam berbahasa asing, dan itu sudah banyak terbukti.” Pesannya. (AKR)

Facebook Comments





Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *