Ketua CSSMoRA Nasional Inisiasi Pembentukan Jaringan Alumni CSSMoRA

Bandung – Ketua CSSMoRA Nasional M. Zidni Nafi’ terus berupaya untuk menjalankan tugasnya kepada para anggota, terutama mengakomodir alumni Program Beasiswa Santri Berprestasi (PBSB) yang selama ini jarang tersentuh oleh Pengurus CSSMoRA Nasional.

“Sejak PBSB dibuka pada tahun 2005, alumni saat ini sudah mencapai 2000 lebih. Jadi, kami Pengurus CSSMoRA Nasional berinisiatif untuk membentuk forum bagi alumni yang ang diberi nama Jaringan Alumni CSSMoRA (JA-CSSMoRA),” kata Zidni mahasiswa UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Kamis (16/3/2017).

Zidni mengatakan sudah sejak tahun kemarin CSSMoRA Nasional mulai melakukan komunikasi dengan beberapa alumni untuk dimintai kritik dan saran mengenai rencana pembentukan organisasi alumni. Dia mengakui bahwa banyak alumni yang mendukung terbentuknya organisasi tersebut, meskipun tidak sedikit yang acuh dengan gagasan tersebut.

“Kami memaklumi setiap alumni mempunyai ekspektasi dan jalan hidup masing-masing, tapi kami meyakini bahwa di lubuk hati paling dalam para alumni mempunyai ikatan batin yang kental sebagai sesama santri dan mahasiswa yang pernah mendidik diri dan berjuang di CSSMoRA,” ungkap santri jebolan Qudsiyyah Kudus, Jawa Tengah itu.

Sebagai Ketua CSSMoRA Nasional ke-7, Zidni menilai keberadaan forum, jaringan atau ikatan bagi alumni suatu organisasi sangatlah penting. Hal tersebut merupakan upaya untuk menjaga silaturrahim, mengembangkan lintas keilmuan, terutama jaringan CSSMoRA yang tersebar di seluruh daerah di Indonesia.

“Ini jaringan besar dan luas lho, hampir setiap daerah terdapat alumni dari berbagai perguruan tinggi negeri dengan jenis disiplin ilmu yang berbeda-beda. Syukur-syukur antar alumni nanti dapat mengembangkan jaringan profesi kerja bahkan pemberdayaan pesantren dan masyarakat yang merupakan spritit dari CSSMoRA,” pintanya.

JA-CSSMoRA ini, lanjut Zidni, tentu fungsi dan manfaatnya untuk alumni. Sehingga CSSMoRA Nasional hanya menginisiasi serta mengkoordinasi alumni CSSMoRA antar perguruan tinggi yang hingga saat ini sudah mencapai 19 kampus.

Dalam tempo beberapa bulan ke depan, diupayakan JA-CSSMoRA dapat segara terbentuk. Apabila berjalan dengan lancar atas dukungan anggota yang studi serta alumni itu sendiri, bukan tidak mungkin JA-CSSMoRA akan dideklarasikan bersamaan pada momentum Musyawarah Nasional (Munas) ke-8 yang akan diselenggarakan di Bogor pada 14-16 April 2017.

“Yang menjalankan JA-CSSMoRA ya tetaplah alumni. Makanya, saya berharap para alumni dapat bersama-sama membangun kesadaran kolektif ini, tidak lain dan tidak bukan demi menyatukan kembali kekuatan alumni CSSMoRA yang selama ini digadang-gadang sebagai santri yang ikut serta untuk mengubah takdir bangsa,” harap Zidni kepada alumni CSSMoRA di seluruh Indonesia. (kmf)

Facebook Comments





Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *