Kemenag Siapkan Apresiasi Pendidikan Islam 2015

Jakarta – Kementerian Agama tengah menyiapkan penghargaan bagi para insan yang berkontribusi dan berprestasi  dalam pendidikan Islam lewat ajang Apresiasi Pendidikan Islam (API) 2015.

“Apresiasi Pendidikan Islam  2015 yang akan kita selenggarakan dimaksudkan menjaga jantung pendidikan Islam tetap terpelihara denyutnya,” ujar Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin di kantor Kemenag Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Jumat (10/07).

Menag  menyatakan pihaknya sangat memberi perhatian kepada pendidikan Islam. Maka penghargaan terhadap pihak-pihak yang giat memajukan pendidikan Islam terus dilakukan, yakni dalam bentuk APItiap tahunnya, terakhir sudah masuk kali kedelapan. “Untuk melihat kualitas bangsa, kita bisa melihat dari pendidikan. API sebagai upaya negara agar memberikan apresiasi kepada yang berkontribusi dan berprestasi dalam pendidikan Islam,” ujar Menag.

Sementara Dirjen Pendidikan Islam Kamaruddin Amin mengatakan, pelaksanaan API 2015 direncanakan  13 November mendatang. Namun persiapan awal mulai dilakukan. Penghargaan akan diberikan kepada individu, institusi, maupun Pemerintah Daerah.

Seleksi penerima API dilakukan lewat tahap penilaian portofolio kebijakan, survei opini pemangku kepentingan kebijakan pendidikan Islam, dan penilaian oleh Dewan Juri yang beranggotakan akademisi, praktisi dan para pejabat bidang-bidang pendidikan Islam.

Kamaruddin menjelaskan, penghargaan itu,  nanti untuk mitra pendidikan Islam, baik itu institusi/lembaga maupun perorangan yang berkontribusi dan berprestasi. “API2015 akan memberikan sejumlah penghargaan kepada institusi atau individu di berbagai cakupan, di antaranya lingkungan pemerintah daerah kabupaten, kota, dan provinsi,” jelasnya.

Selain itu, diberikan kepada madrasah (siswa, guru, dan lembaga pendidikan madrasah), pondok pesantren (santri, ustaz, dan lembaga pendidikan ponpes), Perguruan Tinggi Keagamaan Islam/PTKI (mahasiswa, dosen, dan PTKI), pendidikan agama Islam (sekolah, guru, dan siswa), serta individu (media usaha dan dunia usaha). (kemenag.go.id)

Facebook Comments





Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *