Gus Mus: Tuhan Islamkah aku?

Jakarta – Kamis malam (28/1) bertempat di Gedung kesenian Jakarta, KH Mustofa Bisri menerima tantangan dari pianis senior Jaya Suprana. Pengasuh Pesantren Raudlatuth Thalibin Rembang itupun tak mengelak. Tantangan pendiri Musium Rekor Indonesia (MURI) itu dibalas oleh kiai yang biasa disapa Gus Mus. “Lu Semau Lu, Gue Semau Gue,” katanya sebagaimana dilansir situs NU Online, beberapa waktu lalu. 
Malam itu Gus Mus kembali ke medan sastra dengan membaca beberapa bait puisi. Menurut alumni Universitas Al Azhar Mesir ini, puisi yang ia baca terbagi dalam tiga kategori, yakni sebagai warga dunia, sebagai muslim, juga sebagai warga Indonesia.
Berikut ini salah satu bait puisi berjudul “Puisi Islam” :
Islam agamaku nomor satu di dunia
Islam benderaku berkibar di mana-mana
Islam tempat ibadahku mewah bagai istana
Islam tempat sekolahku tak kalah dengan yang lainnya
Islam sorbanku
Islam sajadahku
Islam kitabku
Islam podiumku kelas exclussive yang mengubah cara dunia memandangku
Tempat aku menusuk kanan kiri
Islam media massaku
Gaya komunikasi islami masa kini
Tempat aku menikam sana sini
Islam organisasiku
Islam perusahaanku
Islam yayasanku
Islam istansiku , menara dengan seribu pengeras suara
Islam muktamarku, forum hiruk pikuk tiada tara
Islam bursaku
Islam warungku hanya menjual makanan sorgawi
Islam supermarketku melayani segala keperluan manusiawi
Islam makananku
Islam teaterku menampilkan karakter-karakter suci
Islam festifalku memeriahkan hari-hari mati
Islam kaosku
Islam pentasku
Islam seminarku, membahas semua
Islam upacaraku, menyambut segala
Islam puisiku, menyanyikan apa saja
Tuhan Islamkah aku?
Facebook Comments





Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *