Dalam Berdoa, Muslim Indonesia Diminta Jangan Egois

JAKARTA-Ketua Umum Ikatan Dai Indonesia Ahmad Satori Ismail mengatakan, memasuki 10 hari terakhir bulan Ramadhan adalah waku yang sangat tepat untuk berdoa dan berdzikir. Tak lupa, meminta agar bangsa Indonesia ini lebih baik dan lebih maju.

“Tetapi, seringnya orang Indonesia itu egios. Artinya, hanya mendoakan dirinya sendiri tanpa memikirkan negaranya atau kesejahteraan rakyat Indonesia,” kata dia kepada ROL, Senin (6/7).

Kiai Satori mengimbau agar di 10 hari terakhir Ramadhan umat Islam saling mendoakan. Utamanya, mendoakan negara Indonesia agar terbebas dari berbagai permasalahan yang dihadapi. Sebab, jika sekian banyak umat Muslim bersatu dan membacakan doa-doa untuk negeri ini, kemungkinan untuk dikabulkan doanya semakin besar.

“Umat Islam Indonesia kan sangat banyak, jika diimbau untuk melakukan doa bersama-sama di 10 hari terakhir bulan Ramadhan untuk mendoakan negara ini masa sih gak ada satu pun yang terkabul. Jangan sampai Indonesia ini masuk ke dalam negeri-negeri yang dibangkrutkan,” tambah dia.

Setidaknya, ada dua alasan mengapa 10 hari terakhir di bulan Ramadhan ini patut menjadi perhatian dan peningkatan kualitas ibadah setiap Muslim. Yakni, karena merupakan bagian akhir dari bulan suci di mana amal perbuatan itu tergantung pada akhirnya, serta karena dalam sepuluh hari terakhir Ramadhan di duga turunnya Lailatul Qadar. (republika.co.id)

Facebook Comments





Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *